Industri Garam Rote Diyakini Ciptakan Lapangan Kerja Baru

  • 31 Jul 2026 08:33 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Desa Matasio, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao diyakini akan membuka lapangan kerja baru sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat. Optimisme tersebut disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena saat meninjau pembangunan kawasan bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Kamis, 30 Juli 2026.

Menurut Melki, keberadaan industri garam modern tidak hanya memberikan manfaat bagi petani garam, tetapi juga menciptakan peluang usaha bagi pelaku UMKM, sektor perdagangan, transportasi, hingga berbagai usaha pendukung lainnya. Selain pembangunan fisik, proyek K-SIGN juga memprioritaskan pemberdayaan masyarakat melalui perekrutan tenaga kerja lokal dan pelaksanaan berbagai pelatihan keterampilan sebelum kawasan mulai beroperasi.

Salah seorang warga Desa Matasio, Darma Pena, mengaku antusias menyambut pembangunan kawasan industri tersebut. Zulkifli Hasan menambahkan, setiap hektare lahan yang dikembangkan tidak hanya menghasilkan garam, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Bagi Pemerintah Provinsi NTT, pembangunan K-SIGN menjadi momentum penting untuk menjadikan Rote Ndao tidak hanya sebagai wilayah terluar Indonesia, tetapi juga sebagai beranda depan pembangunan ekonomi nasional di sektor industri garam dengan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....