Rote Ndao Diproyeksikan Jadi Sentra Industri Garam Nasional

  • 31 Jul 2026 08:32 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Rote Ndao diproyeksikan menjadi salah satu pusat industri garam terbesar di Indonesia melalui pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Desa Matasio, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao. Hal itu terlihat saat Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto meninjau progres pembangunan kawasan tersebut, Kamis, 30 Juli 2026.

Gubernur Melki mengatakan, kehadiran K-SIGN menjadi langkah strategis dalam mendukung target swasembada garam nasional sekaligus memperkuat posisi NTT sebagai salah satu lumbung garam Indonesia.

Kawasan tersebut dikembangkan dengan sistem produksi garam modern yang terintegrasi, mulai dari kolam penampungan air laut, pengendapan, kristalisasi, hingga gudang penyimpanan. Dengan konsep tersebut, K-SIGN diproyeksikan mampu menghasilkan garam berkualitas tinggi dengan produktivitas sekitar 200 ton per hektare.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan menegaskan pembangunan kawasan industri garam di Rote Ndao merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap garam impor. Pembangunan K-SIGN merupakan implementasi Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional yang diharapkan memperkuat kemandirian industri garam nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....