Tantangan Kesehatan, Wagub NTT Minta Dukungan Vaksin Rabies lewat KITA SEHAT

  • 23 Jul 2026 13:58 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma memaparkan berbagai persoalan kesehatan yang masih dihadapi daerahnya saat menghadiri Peluncuran Nasional Program KITA SEHAT di Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026. Dalam paparannya, Johni menyebut prevalensi stunting di sejumlah kabupaten masih tergolong tinggi, Kabupaten Sikka dan Kabupaten Sumba Barat Daya masing-masing mencatat angka sekitar 39 persen, sedangkan Kabupaten Belu mencapai 29,3 persen.

Johni juga menyoroti penyebaran rabies yang kini telah terjadi di 16 kabupaten/kota di NTT. Menurutnya, provinsi tersebut masih membutuhkan sekitar 400 ribu dosis vaksin rabies hewan untuk mencapai target kekebalan kelompok sebesar 70 persen populasi anjing.

Ia berharap Program KITA SEHAT dapat mendukung pemenuhan kebutuhan vaksin rabies sekaligus memperkuat layanan kesehatan primer agar berbagai persoalan kesehatan di NTT dapat ditangani secara terpadu dan berkelanjutan. Menurut Johni, tantangan kesehatan di NTT tidak hanya dipengaruhi keterbatasan layanan kesehatan, tetapi juga rendahnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), keterbatasan akses air bersih, sanitasi yang belum memadai, faktor sosial budaya, serta rendahnya literasi kesehatan masyarakat, terutama di wilayah terpencil.

Sebagai tindak lanjut pelaksanaan Program KITA SEHAT, Pemerintah Provinsi NTT akan memperkuat sinergi lintas perangkat daerah melalui pendekatan One Health, mempercepat penurunan stunting, meningkatkan akses air bersih dan sanitasi, mengendalikan penyakit menular, serta mengusulkan tambahan dukungan vaksin rabies dan operasional petugas vaksinator.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....