Pentingnya Budaya Gotong Royong dan Empati Sosial di Lingkungan Masyarakat
- 03 Okt 2026 18:00 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang— Menumbuhkan rasa empati dan kebiasaan saling membantu di tengah masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas serta kepedulian sosial di daerah. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua RT 041/RW 001 Kelurahan Liliba, Kota Kupang, Aiptu Vinsensius Loye, dalam siaran dialog Obrolan Kita Indonesia RRI Pro 4 Kupang, Jumat, 2 Oktober 2026.
“Jiwa empati sosial dapat dipupuk dari langkah-langkah kecil di sekitar pemukiman. Di wilayah RT 041 Liliba yang dihuni lebih dari 160 kepala keluarga dan puluhan rumah indekos, karena itu semangat gotong royong harus terus dihidupkan untuk menyelesaikan berbagai masalah sosial,” ujarnya.
Aiptu Vinsensius Loye, yang sehari-hari bertugas sebagai Kasubnit Cakal Unit Satwa Dit Samapta Polda NTT, menyampaikan bahwa nilai-nilai kemanusiaan dan gotong royong perlu dirawat mulai dari unit lingkungan terkecil. "Kebiasaan saling membantu harus dimulai dari tetangga terdekat. Ketika ada warga yang mengalami kesulitan, RT menjadi wadah pertama untuk menggerakkan rasa kepedulian bersama tanpa membeda-bedakan latar belakang," katanya.
Ia menambahkan, penguatan empati warga di RT 041 Liliba diwujudkan melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan. Kegiatan seperti penggalangan bantuan swadaya untuk warga sakit atau sumbangan duka, pendampingan sosial, serta pembenahan sarana lingkungan secara bersama-sama, diharapkan dapat menguatkan solidaritas diantara warga dan meningkatan kepedulian sosial.
"Keterbatasan anggaran bukan penghalang untuk berbuat baik. Dengan keahlian, komunikasi yang baik, serta modal empati bersama warga, persoalan seperti rumah tidak layak huni hingga penataan lingkungan bersih dapat kita selesaikan," tambahnya, mengakhiri. (JR)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....