Siswi SMKN 4 Kupang Previ Taek Suarakan Potensi Anak NTT dalam Pidato AHY Muda

  • 30 Sep 2026 10:20 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Siswi SMK Negeri 4 Kupang, Previ Selrianita Taek, berhasil meraih Juara 3 dalam Lomba Pidato AHY Muda tingkat nasional. Prestasi tersebut diraih setelah Previ menyampaikan gagasan mengenai potensi Nusa Tenggara Timur dan pentingnya membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda.

Dalam wawancara bersama RRI Pro2 Kupang pada Senin, 28 September 2026, pencapaian remaja berusia 16 tahun ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah bersaing ketat dengan lebih dari 1.300 peserta dari seluruh Indonesia dalam ajang Lomba Pidato AHY Muda tingkat nasional di Jakarta.

Previ mengatakan lomba pidato AHY Muda menjadi wadah bagi anak muda untuk menyampaikan gagasan, aspirasi, sekaligus melatih kemampuan berbicara di depan publik. Menurutnya, kesempatan tersebut juga mendorong generasi muda untuk berani menyampaikan ide kreatif bagi masa depan bangsa.

Pidato yang dibawakan Previ mengangkat judul “Dari Potensi Menjadi Kesejahteraan”, dengan perhatian khusus terhadap kekayaan dan potensi yang dimiliki NTT. Ia memasukkan sejumlah potensi daerah seperti rumput laut, hasil laut, mete, kopi, serta kain tenun sebagai bagian penting dari gagasan yang disampaikannya.

Previ menyoroti adanya kesenjangan antara besarnya potensi daerah dengan kesempatan kerja yang tersedia bagi masyarakat, khususnya anak muda. “Kami tidak minta belas kasihan, kami meminta kesempatan,” kata Previ, saat menjelaskan pesan utama yang ingin disampaikan melalui pidatonya.

Selain mengangkat potensi kekayaan alam dan tenun, Previ juga membawa isu anak muda yang memilih mencari pekerjaan ke luar daerah maupun luar negeri karena terbatasnya kesempatan di daerah asal. Ia berharap potensi NTT dapat dikembangkan sehingga generasi muda memiliki ruang yang lebih besar untuk berkarya dan membangun daerahnya sendiri.

Untuk mempersiapkan pidatonya, Previ menyusun materi secara mandiri kemudian mendapat pendampingan dan masukan dari mentornya, Winston Neil Rondo, termasuk untuk memperkuat aspirasi masyarakat NTT dalam naskah tersebut. Ia juga berlatih dengan membaca, menulis kembali materi, serta melakukan latihan berbicara di depan kaca agar lebih menguasai isi pidato dan mampu menyampaikannya dengan percaya diri.

Bagi Previ, kemampuan berbicara di depan umum merupakan bekal penting bagi generasi muda untuk menyampaikan ide dan aspirasi. “Yang pertama itu berani, yang kedua percaya pada diri sendiri, dan yang ketiga belajar,” ujarnya, seraya mendorong anak muda untuk keluar dari zona nyaman dan terus mengembangkan kemampuan.

Prestasi Evi diharapkan dapat memantik semangat nasionalisme, meningkatkan rasa cinta tanah air, serta mendorong pelajar lain di Kupang untuk berani menyampaikan gagasan positif demi kemajuan bangsa. Kehadiran sosok muda yang berani bicara dan menginspirasi ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan kesempatan bukanlah penghalang untuk mengukir sejarah prestasi di tingkat nasional. (AK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....