Kekeringan TTS Memasuki Puncak, DPRD NTT Dorong Langkah Cepat
- 14 Sep 2026 16:16 WIB
- Kupang
RRI.COID, Kupang - Memasuki puncak musim panas, masyarakat dan petani di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) kembali dihadapkan pada persoalan klasik berupa krisis air bersih, ancaman paceklik, hingga kelangkaan pakan ternak. Anggota DPRD NTT Dr. Inche Damaris Petronella Sayuna menilai kondisi tersebut tidak boleh lagi dianggap sebagai persoalan tahunan biasa.
“Menurut saya itu merupakan darurat kemanusiaan, karena itu bukan sekadar krisis tahunan biasa, tapi itu sebuah darurat kemanusiaan dan karena itu dia butuh tindakan cepat,” ujar Inche Damaris. Ia meminta pemerintah daerah bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk membantu masyarakat terdampak.
Menurutnya, kebutuhan paling mendesak saat musim kering adalah ketersediaan air bersih yang harus dapat menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa. Pemerintah diminta menyuplai air menggunakan tangki secara cuma-cuma, khususnya bagi wilayah yang mengalami dampak kekeringan paling parah.
Selain air bersih, pemerintah juga didorong menyiapkan cadangan pangan untuk mengantisipasi ancaman rawan pangan yang muncul akibat musim kering berkepanjangan. “Mereka harus bisa membagikan beras cadangan, menyiapkan beras cadangan untuk bisa mencegah rawan pangan,” katanya.
Inche juga meminta pemerintah mulai menyiapkan bantuan benih tanaman yang sesuai dengan kondisi lahan kering menjelang musim tanam. Menurut dia, bantuan tersebut penting agar petani dapat kembali berproduksi ketika hujan mulai turun dan tidak semakin terpuruk akibat dampak kekeringan.
Ia menegaskan penanganan kekeringan di TTS membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, bukan hanya mengandalkan pemerintah. “Kita tidak boleh melihat masyarakat dia urus sendiri dia punya problem, tetapi bagaimana seluruh elemen masyarakat itu bisa berkolaborasi, pemerintah, swasta, NGO, pemerintah pusat, pemerintah kabupaten, kota, kita berkolaborasi untuk bisa membantu rakyat,” katanya tegas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....