Bupati Kupang Dorong SPPG Serap Produk Lokal

  • 08 Sep 2026 22:32 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Bupati Kupang mendorong agar keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Salah satunya melalui penguatan rantai pasok bahan pangan dari petani dan peternak lokal untuk memenuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal tersebut disampaikan saat meninjau persiapan lahan pembangunan Kampung Nilai Merah Putih di Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga melihat perkembangan pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kelurahan Bekate yang telah mencapai sekitar 90 persen.

Bupati Kupang, Yosef Lede, saat diwawancarai RRI.CO.ID, Senin 7 September 2026, mengatakan keberadaan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan segera dapat dioperasionalkan oleh para pengurus yang telah terbentuk. Menurutnya, koperasi tersebut merupakan salah satu program strategis nasional yang diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.

“Di mana ada SPPG, di situ kita berharap tumbuh perekonomian. Petani dan peternak harus bisa mengambil peluang dengan menyediakan bahan pangan yang dibutuhkan, sehingga uang yang masuk di daerah benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ucap Yosef Lede.

Bupati menyebut sejumlah hasil pertanian dan peternakan lokal berpotensi menjadi bagian dari rantai pasok SPPG. Komoditas seperti melon, semangka, telur, dan ayam pedaging diharapkan dapat dipasok oleh masyarakat setempat sesuai kebutuhan SPPG.

Untuk memastikan hal tersebut berjalan, Pemerintah Kabupaten Kupang akan mendorong pertemuan bersama para pengelola SPPG. Pertemuan tersebut diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan mengenai kebutuhan bahan pangan serta pola kerja sama dengan petani dan peternak lokal.

Bupati berharap masyarakat tidak hanya menjadi penonton dalam pelaksanaan program pemerintah, tetapi dapat menjadi pelaku utama yang memperoleh manfaat ekonomi. Penguatan rantai pasok lokal juga dinilai dapat membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, termasuk generasi muda di desa dan kelurahan. (AI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....