Relawan: Warga Palue Masih Membutuhkan Bantuan Pasca Gempa

  • 01 Sep 2026 14:13 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Warga terdampak gempa di Palue, Kabupaten Sikka, masih membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka. Salah seorang relawan yang membantu warga terdampak, Suster Wil Rambu SSpS menyebut lima dari delapan desa terdampak cukup parah akibat gempa melanda wilayah tersebut.

Lima desa terdampak parah tersebut meliputi Nitung, Lidi, Kesopoja, Ledelaka, dan Meluriu, dengan warga tinggal di tenda pengungsian. “Banyak warga kehilangan rumah, bak penampung air rusak, sekolah dan gereja terdampak, serta mata pencaharian mereka terhambat,” ujar Sr. Wil saat diwawancarai RRI Kupang lewat sambungan telpon, Senin, Selasa, 1 September 2026.

Menurut Wil, warga kesulitan memperoleh hasil kebun karena akses jalan terputus, sehingga kebutuhan pangan menjadi persoalan utama mereka. “Pangan atau makan itu menjadi persoalan utama karena mereka berada di tempat yang terisolir,” ujarnya.

Kebutuhan mendesak warga mencakup tempat tinggal aman, makanan, pakaian, kesehatan, air bersih, tenda, dan selimut untuk pengungsi. Untuk kebutuhan makanan sehari-hari, warga memasak bersama keluarga dalam kamp, kemudian makan secara bergotong royong sesuai jumlah anggota.

Bantuan sejauh ini berasal dari GPIC, SVD, SSPS, TRUK F, pemerintah, serta sejumlah relawan lain yang datang membantu. Namun, Wil menyebut sebagian bantuan pemerintah masih tertumpuk di kantor camat sehingga belum diterima masyarakat secara merata sekarang.

Di bidang pendidikan, proses pembelajaran belum berjalan karena gedung sekolah rusak, dan rencananya dimulai kembali sekitar tanggal 12 September mendatang. Kondisi kesehatan warga juga membutuhkan perhatian karena sejumlah masyarakat mengalami flu dan batuk akibat harus tidur di tenda.

Wil mengatakan trauma healing diperlukan, terutama bagi anak-anak yang mengalami trauma setelah merasakan gempa dan kehilangan rasa aman. Pendampingan relawan dilakukan melalui pembagian makanan, kebutuhan perempuan dan anak, pelayanan kesehatan, serta perayaan ekaristi bersama warga Palue.

Wil mengajak masyarakat Palue tetap kuat dan meminta bantuan disalurkan melalui lembaga terpercaya agar tepat sasaran kepada warga. “Semua bantuan harus dipastikan sampai ke tangan masyarakat dengan pendataan yang baik dan transparan untuk semua bantuan,” ujarnya, menegaskan. (DB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....