Prabowo Minta Pemimpin Berani Hadapi Dampak Gempa
- 31 Agt 2026 13:26 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta para pemimpin daerah berani menghadapi persoalan masyarakat, termasuk dalam penanganan bencana gempa Flores. Pesan tersebut disampaikan saat rapat koordinasi penanganan bencana di Posko Penanganan Bencana Kabupaten Nagekeo, Rabu, 26 Agusuts 2026.
Menurut Prabowo, keberanian seorang pemimpin harus diwujudkan melalui kemauan untuk mendengar dan memahami kondisi masyarakat. “Pemimpin itu harus berani, berani berpikir, berani bertanya, berani mendengar, berani mencari tahu yang benar-benar dirasakan orang,” ujarnya.
Presiden mengatakan prinsip tersebut harus diterapkan oleh gubernur, bupati, camat hingga kepala desa sebagai pemimpin yang berada dekat dengan masyarakat. Mereka dituntut mengetahui secara langsung kebutuhan warga, terutama kelompok yang berada dalam kondisi paling sulit.
Dalam rapat tersebut, Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto melaporkan aktivitas gempa susulan yang masih berlangsung sejak gempa utama pada 15 Agustus 2026. Hingga data terakhir, tercatat 7.259 kali gempa, dengan 143 kejadian gempa susulan dirasakan masyarakat.
Tingginya aktivitas gempa membuat banyak warga memilih mengungsi dan tidur di luar rumah karena khawatir terhadap keselamatan. Kondisi tersebut terjadi meskipun sebagian besar pengungsi tidak mengalami kerusakan langsung pada tempat tinggal mereka.
Prabowo menegaskan pemerintah pusat terus memantau perkembangan penanganan bencana dan mengerahkan pelayanan serta bantuan kepada masyarakat. “Tentunya kita ingin berbuat lebih,” kata Presiden, seraya menegaskan pentingnya kerja cepat dan terkoordinasi dalam menghadapi situasi darurat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....