Sekda Sumba Tengah Tekankan Memperhatikan AMDAL Sekolah Rakyat
- 30 Agt 2026 22:56 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba — Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Tengah Bernardus B. Gela, S.IP., M.AP., membuka Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN), dan Persetujuan Teknis untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumba Tengah, Kamis 27/8/2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Bapperida Kabupaten Sumba Tengah itu dihadiri Tim Ahli dari Universitas Nusa Cendana Kupang, para Staf Ahli Bupati, pimpinan perangkat daerah, serta kepala desa. Forum tersebut menjadi ruang bagi pemerintah dan masyarakat untuk memberikan masukan terhadap rencana pembangunan sejak tahap perencanaan.
Dalam sambutannya, Bernardus menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian penting dari upaya pemerintah memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, pembangunan pendidikan bukan sekadar menghadirkan gedung sekolah, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk sumber daya manusia yang cerdas, berkarakter, mandiri, dan mampu bersaing.
Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah menyambut baik rencana pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program strategis Asta Cita Presiden Prabowo. Namun, pembangunan tersebut harus tetap dilakukan secara terencana dan bertanggung jawab dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan serta kepentingan masyarakat.
Bernardus menilai dokumen AMDAL, ANDALALIN, dan Persetujuan Teknis tidak boleh hanya dipandang sebagai persyaratan administratif. Dokumen tersebut harus menjadi instrumen untuk mengidentifikasi dan mengelola dampak pembangunan, termasuk aspek lingkungan, drainase, limbah, ketersediaan air, keselamatan, serta kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi sekolah.
Sekda juga meminta seluruh pihak memanfaatkan konsultasi publik untuk menyampaikan pandangan, saran, maupun kekhawatiran berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Ia berharap setiap masukan masyarakat dicatat dan dikaji oleh tim ahli sehingga menjadi bagian dari penyempurnaan dokumen.
Pemerintah berkomitmen membangun koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar Sekolah Rakyat dapat terwujud secara partisipatif, aman, berwawasan lingkungan, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi Sumba Tengah. (Jl)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....