Bupati Sumba Timur Bahas Sekolah Rakyat dan Penuntasan Kemiskinan
- 20 Agt 2026 13:31 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba - Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, ST., MT., melaksanakan audiensi bersama Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia, Agus Jabo Priyono, di Ruang Rapat Lantai 6 Kementerian Sosial RI, Rabu, 19 Agustus 2026. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumba Timur memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan di bidang sosial, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, perluasan akses pelayanan dasar, serta penanganan kemiskinan di wilayah Sumba Timur.
Dalam audiensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur menyampaikan sejumlah program strategis yang membutuhkan dukungan dan sinergi bersama Kementerian Sosial RI. Beberapa agenda yang dibahas meliputi pembangunan dan pengembangan Sekolah Rakyat, penguatan Kampung Siaga Bencana, pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil atau KAT, serta pengembangan Rumah Singgah. Bupati menegaskan bahwa berbagai program sosial tersebut memiliki peran penting dalam memastikan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian pemerintah dapat memperoleh akses pendidikan, perlindungan sosial, pelayanan dasar, serta pendampingan yang berkelanjutan.
Salah satu perhatian utama dalam pertemuan tersebut adalah pembangunan Sekolah Rakyat yang diharapkan menjadi instrumen strategis untuk memperluas kesempatan pendidikan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu. Pemerintah Kabupaten Sumba Timur memandang pendidikan sebagai salah satu kunci utama dalam memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi. Melalui Sekolah Rakyat, anak-anak dari keluarga rentan diharapkan memperoleh pendidikan yang layak, lingkungan belajar yang mendukung, serta kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan potensi mereka sehingga ke depan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperbaiki kondisi sosial dan ekonomi keluarga.
Selain Sekolah Rakyat, audiensi juga membahas penguatan Kampung Siaga Bencana sebagai langkah untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Kondisi geografis dan karakteristik wilayah Sumba Timur menjadi salah satu pertimbangan penting dalam memperkuat kapasitas masyarakat agar mampu melakukan mitigasi, menghadapi keadaan darurat, serta memulihkan kondisi pascabencana. Pemerintah daerah juga mendorong penguatan intervensi terhadap Komunitas Adat Terpencil agar masyarakat KAT mendapatkan pelayanan dasar, perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan pendampingan yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan.
Pembahasan lainnya menyangkut keberadaan Rumah Singgah sebagai bagian dari pelayanan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal sementara ketika harus mengakses layanan pemerintahan maupun fasilitas pelayanan lainnya. Audiensi tersebut turut dihadiri Direktur Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil I Ketut Supena, Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Masryani Mansyur, Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Riset dan Analisa Data Hendri Kurniawan, Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Pengendalian dan Pengawasan Program Ahmad Rifai, Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Sistem Informasi Manajemen Dardo Pratistyo, Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Pengembangan dan Pelatihan Aparatur Alif Kamal, serta Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat Jauhari.
Pertemuan bersama Wakil Menteri Sosial RI tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Sumba Timur untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam mewujudkan pembangunan sosial yang lebih inklusif dan tepat sasaran. Pemerintah Kabupaten Sumba Timur berharap hasil audiensi dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi serta program konkret yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama keluarga miskin dan kelompok rentan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan, memperkuat perlindungan sosial, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mempercepat penuntasan kemiskinan menuju terwujudnya masyarakat Sumba Timur yang semakin sejahtera dan berdaya. (Prokopim Sumba Timur/YB)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....