BMKG; 901 Gempa Susulan Terjadi di Daratan Flores
- 16 Agt 2026 22:26 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyebutkan gempa susulan masih berpotensi mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur. BMKG mencatat sekitar 901 aktivitas kegempaan sejak gempa utama pada Sabtu hingga Minggu, 16 Agustus 2026 siang.
"Kalau dilihat frekuensi kejadian masih sering dengan kekuatan gempa yang cenderung masih tergolong cukup besar. Kemungkinan masih beberapa hari nanti atau sampai berminggu-minggu," kata Kepala Stasiun Geofisika Kupang Arief Tyastama saat dihubungi RRI Kupang melalui pesan singkat, Minggu 16 Agustus 2026.
Arief Tyastama menjelaskan bahwa gempa susulan yang terjadi merupakan bagian dari proses melepas energi dan menstabilkan struktur kerak bumi. Meski aktivitas kegempaan di seluruh wilayah daratan Flores secara bertahap mulai mengalami penurunan masyarakat diminta untuk menghindari area pantai dan bangunan yang retak.
"Tapi trend frekuensi dan kekuatannya cenderung menurun untuk melepaskan energi sisa dari gempa kemarin. Untuk itu kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan memantau informasi dari situs resmi BMKG," ucap Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama.
Pemerintah Nusa Tenggara Timur telah menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi sejak 15 sampai dengan 28 Agustus 2026. Hal ini dilakukan sebagai upaya memudahkan akses, koordinasi, dan komunikasi untuk mengurangi dampak dari gempa yang terjadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....