Gubernur NTT Dukung K-SIGN di Rote Ndao

  • 31 Jul 2026 17:55 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur memperkuat ketahanan pangan melalui pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) . Kawasan itu berada di Desa Matasio, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena meninjau K-SIGN bersama Menko Pangan Zulkifli Hasan, Kamis 30 Juli 2026. Turut hadir Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri PDT Yandri Susanto.

Gubernur Melki menilai K-SIGN menjadi peluang besar bagi kemajuan ekonomi Nusa Tenggara Timur. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi salah satu pusat industri garam Indonesia.

"Kehadiran K-SIGN merupakan berkat luar biasa bagi NTT dan membuka banyak peluang ekonomi," kata Melki. Menurutnya, proyek itu menghadirkan lapangan kerja dan mendorong hilirisasi industri garam.

Kawasan industri itu menggunakan sistem produksi garam modern yang terintegrasi. Produktivitasnya ditargetkan mencapai 200 ton per hektare dengan kualitas garam berstandar industri.

Sebagian besar tenaga kerja berasal dari masyarakat sekitar kawasan. Pemerintah juga menyiapkan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal.

"Kami senang mengikuti pelatihan sebelum nanti bekerja di kawasan ini," ujar Darma Pena, warga Desa Matasio. Ia optimistis proyek tersebut meningkatkan kesejahteraan masyarakat Rote Ndao.

Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pembangunan K-SIGN mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto. "Kalau garam diproduksi sendiri, manfaat ekonominya dinikmati masyarakat Indonesia," katanya.

Pembangunan K-SIGN merupakan pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional. Pemerintah berharap Rote Ndao menjadi pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat swasembada garam nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....