Febri Ingatkan Masa Depan NTT Terancam Kerusakan Lingkungan Serius
- 31 Jul 2026 17:18 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Nusa Tenggara Timur dinilai menghadapi ancaman kerusakan lingkungan apabila masyarakat tidak segera mengubah perilaku terhadap alam. Peringatan tersebut disampaikan Kepala Divisi Advokasi Sahabat Alam NTT, Febrianto Bintara, dalam dialog Tamu Malam RRI Pro 2 Kupang, Rabu 29 Juli 2026.
Menurutnya, berbagai persoalan seperti sampah, pembalakan hutan, hingga eksploitasi sumber daya alam berpotensi memperburuk kondisi lingkungan dalam dua dekade mendatang. Sebagai provinsi kepulauan yang rentan terhadap krisis iklim, NTT membutuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian alam sejak sekarang.
Febri menegaskan bahwa manusia sesungguhnya bergantung pada alam untuk bertahan hidup. Karena itu, menjaga hutan, sungai, dan pepohonan merupakan bentuk rasa syukur atas sumber kehidupan yang diberikan alam.
"Cara berterima kasih kepada alam itu sederhana, tidak membuang sampah sembarangan, tidak menebang pohon sembarangan, dan tidak merusak lingkungan," kata Febri.
Ia berharap masyarakat, khususnya generasi muda, tidak hanya menikmati manfaat alam saat ini, tetapi juga ikut menjaga keberlanjutannya agar tetap dapat dirasakan oleh generasi mendatang. (HM)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....