Prodi PAK STT Injili Indonesia Kupang Bekali 16 Mahasiswa sebelum Lakukan PPL
- 24 Jul 2026 14:46 WIB
- Kupang
RRI. CO. ID, Kupang - Program Studi Pendidikan Agama Kristen (PAK) STT Injili Indonesia (STTII) Kupang menggelar pembekalan bagi mahasiswa yang akan melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL) tahun akademik 2026/2027. Sebanyak 16 mahasiswa dipersiapkan untuk menjalani praktik mengajar di tujuh SMA dan SMK di Kota Kupang.
Ketua Program Studi PAK STTII Kupang, Pendeta Yeremia Priyanto, M. Th, mengatakan pembekalan tidak hanya bertujuan memperkuat kemampuan akademik mahasiswa, tetapi juga membentuk karakter dan integritas sebagai calon guru Pendidikan Agama Kristen. Menurutnya, mahasiswa harus menyadari bahwa selama menjalani PPL mereka membawa nama baik diri sendiri, program studi, institusi, dan nilai-nilai Kristiani.
"Saudara datang ke sekolah bukan hanya sebagai mahasiswa yang sedang belajar mengajar, tetapi juga membawa nama STT Injili Indonesia Kupang. Karena itu, jagalah sikap, tutur kata, kedisiplinan, dan karakter sebagai seorang calon guru yang mengenal Tuhan," kata Yeremia saat memberikan pembekalan kepada peserta PPL.
Ia mengingatkan mahasiswa agar mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif selama berada di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Mahasiswa juga diminta tetap berpegang pada etika Kristen, menghindari perilaku yang tidak mencerminkan seorang pendidik, serta membangun hubungan yang baik dengan guru pamong, peserta didik, dan seluruh warga sekolah.
"Datanglah tepat waktu, hormati guru pamong, dan hadapi setiap tantangan dengan bijaksana. Ketika bertemu peserta didik yang sulit diatur, jangan terpancing emosi, apalagi menggunakan kekerasan atau perkataan yang tidak pantas. Tunjukkan bahwa ilmu yang telah dipelajari dapat diterapkan secara profesional," ujarnya.
Dalam pembekalan tersebut, mahasiswa juga menerima penguatan materi dari sejumlah dosen. Yoksan Neno, M.Pd. membawakan materi tentang Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen yang Kontekstual, yang menekankan pentingnya menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kehidupan peserta didik dan perkembangan zaman.
Sementara itu, Juliana Pontoan, M.Pd. menyampaikan materi Etika Kristen dan Penerapannya dalam PPL sekaligus tentang Teknologi Pembelajarn. Materi tersebut mengajak mahasiswa menjadikan nilai-nilai Kristiani sebagai landasan dalam bersikap, berkomunikasi, dan mengambil keputusan selama menjalankan tugas praktik di sekolah.
Pada sesi terakhir, Medison Tanesib, M.Pd.K., memberikan materi mengenai Teknis Pelaksanaan PPL. Ia menjelaskan mekanisme pelaksanaan praktik, tanggung jawab mahasiswa, tata tertib, serta target kompetensi yang harus dicapai selama berada di tujuh SMA dan SMK di Kota Kupang.
Setelah pembekalan, mahasiswa akan dilepas secara resmi oleh Dr. Denny Folkes Masneno, M. Th pada awal bukan Agustus. PPL akan berlangsung hingga awal bulan Desember 2026. (ST)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....