BPDAS Benain Noelmina Dukung Aksi Filosi Hijaukan NTT lewat Gerakan Tanam Pohon

  • 22 Jul 2026 16:25 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Benain Noelmina Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan dukungannya terhadap Gerakan Tanam 1.000 Pohon yang digagas Filosi Peduli Lingkungan sebagai upaya meningkatkan tutupan lahan hijau dan memperkuat pelestarian lingkungan di NTT. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan penanaman pohon yang berlangsung di bantaran Sungai Liliba, Kota Kupang, Senin, 20 Juli 2026.

Aksi tersebut menjadi titik awal rangkaian penanaman 1.000 pohon di empat wilayah, yakni Kupang, Kefamenanu, Ende, dan Maumere, dengan melibatkan sekitar 200 peserta dari unsur pemerintah, kepolisian, komunitas lingkungan, mahasiswa, media, dan masyarakat. Kepala BPDAS Benain Noelmina NTT, Kludolfus Tuames, S.P., mengapresiasi komitmen PT Filosi Exider Inovasi yang tidak hanya menginisiasi penanaman pohon, tetapi juga berkomitmen melakukan pemeliharaan setelah kegiatan berlangsung.

Filosi Peduli Lingkungan, kegiatan penanaman pohon yang berlangsung di bantaran Sungai Liliba, Kota Kupang, Senin, 20 Juli 2026.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada PT Filosi yang sudah berperan aktif dalam ikut menjaga bumi ini melalui kegiatan penanaman pohon. Kegiatan ini berkontribusi dalam menambah tutupan lahan hijau di Kota Kupang dan mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan, air, dan energi,” ujar Kludolfus.

Menurut Kludolfus, keberhasilan penghijauan tidak hanya ditentukan oleh banyaknya pohon yang ditanam, tetapi juga oleh komitmen dalam merawatnya hingga tumbuh dengan baik. "Kami juga mengapresiasi komitmen PT Filosi yang akan tetap merawat tanaman yang sudah ditanam, terutama selama musim kemarau ini, selama tiga bulan ke depan. Bumi ini hanya satu dan tanggung jawab merawatnya ada pada kita semua,” katanya.

Direktur PT Filosi Exider Inovasi, Erwin Alexander Gilbert Mauk, yang akrab disapa Erwin Alexander, mengatakan bahwa program Filosi Peduli Lingkungan lahir dari keyakinan bahwa setiap perusahaan memiliki tanggung jawab untuk meninggalkan manfaat bagi lingkungan. "Menanam pohon adalah investasi yang tak selalu kita nikmati, tetapi pasti akan dirasakan generasi berikutnya.

Karena itu, kami ingin gerakan ini tidak berhenti pada seremoni penanaman, tetapi dilanjutkan dengan pemeliharaan secara rutin agar pohon-pohon yang ditanam benar-benar hidup dan memberikan manfaat,” kata Erwin. Ia menjelaskan, Filosi telah menyiapkan jadwal penyiraman dan pemantauan sedikitnya dua kali setiap minggu selama tiga bulan pertama, terutama untuk menghadapi musim kemarau.

Menurut Erwin, gerakan penghijauan ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan pendidikan untuk menghadirkan inovasi yang memberi dampak nyata bagi masyarakat. "Kami percaya keberhasilan perusahaan bukan hanya diukur dari keuntungan yang diperoleh, tetapi juga dari manfaat yang ditinggalkan bagi masyarakat dan alam.

Menanam pohon adalah salah satu bentuk investasi terbaik untuk masa depan,” ujar Erwin. Melalui program Filosi Peduli Lingkungan, PT Filosi Exider Inovasi menargetkan penanaman 1.000 pohon, yang terdiri atas 800 pohon merbau dan 200 pohon dari berbagai jenis lainnya. Setelah Kota Kupang, kegiatan serupa akan dilaksanakan di Kefamenanu, Ende, dan Maumere sebagai bagian dari upaya memperluas ruang hijau dan mengajak lebih banyak pihak berkolaborasi menjaga kelestarian lingkungan di Nusa Tenggara Timur. (rls/DW)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....