BPK Wilayah XVI Libatkan Generasi Muda Dokumentasikan Warisan Budaya NTT

  • 22 Jul 2026 13:16 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XVI Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengembangkan strategi pelestarian budaya dengan melibatkan generasi muda. Melalui pendekatan yang memanfaatkan teknologi digital, para pembuat film dan kreator konten lokal didorong untuk mendokumentasikan berbagai tradisi dan warisan budaya yang hidup di tengah masyarakat.

Kepala BPK Wilayah XVI Provinsi NTT, Haris Budiharto saat diwawancarai RRI Kupang Kamis, 16 Juli 2026 mengatakan, keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keberlangsungan budaya daerah. Menurutnya, minat anak muda terhadap dunia perfilman dan konten kreatif dapat diarahkan menjadi sarana pelestarian budaya.

"Generasi-generasi muda yang suka dalam tanda petik senang membuat film dan sebagainya ini, dengan ada dana fasilitasi itu, kita arahkan mereka untuk dapat melakukan kegiatan-kegiatan pendokumentasian," kata Haris saat memaparkan strategi pelestarian budaya NTT.

Melalui program fasilitasi kebudayaan, para peserta didorong mendokumentasikan berbagai tradisi lisan, upacara adat, hingga pengetahuan lokal dalam bentuk audio visual. Dokumentasi tersebut diharapkan dapat menjadi arsip budaya sekaligus media edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Haris menjelaskan, hasil dokumentasi yang dibuat para peserta tidak hanya berfungsi sebagai rekaman visual, tetapi juga menjadi bahan awal untuk pengkajian yang lebih mendalam oleh para peneliti dan akademisi.

"Meskipun masih dalam tahap sangat sederhana, standar, dan sebagainya, itu perlu tindak lanjut kajian berikutnya," ujar Haris.

Menurutnya, pelestarian budaya tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah maupun kalangan akademisi, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, pemanfaatan teknologi digital menjadi peluang untuk memperluas partisipasi generasi muda dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya daerah.

BPK Wilayah XVI berharap kolaborasi tersebut mampu menghasilkan dokumentasi budaya yang berkualitas sekaligus menumbuhkan rasa bangga dan kepedulian generasi muda terhadap kekayaan budaya Nusa Tenggara Timur. Upaya ini juga diharapkan memperkuat proses pewarisan nilai-nilai budaya kepada generasi berikutnya agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman. (DB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....