Musim Kemarau, Damkar Kota Kupang Catat 108 Insiden Kebakaran
- 22 Jul 2026 09:21 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Kupang mencatat sebanyak 108 kejadian kebakaran terjadi di wilayah Kota Kupang hingga saat ini. Memasuki musim kemarau, kebakaran lahan kering menjadi jenis insiden yang paling banyak ditangani dan sebagian besar dipicu oleh faktor kelalaian manusia.
Kepala Bidang Pengendalian Operasi Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Kupang, Tomas Aquino Huwa mengatakan, jumlah kejadian kebakaran terus menjadi perhatian pihaknya, terutama kebakaran rumput kering di lahan terbuka.
"Perkembangan terakhir terkait jumlah kejadian kebakaran dalam wilayah Kota Kupang itu seratus delapan kejadian," kata Thomas saat diwawancarai RRI Kupang, Selasa, 21 Juli 2026.
Menurutnya, kebakaran lahan kering masih mendominasi penanganan yang dilakukan Damkar Kota Kupang. "Kalau dari ranking itu di rumput kering di lahan terbuka yang dipicu oleh faktor kelalaian," ujar Thomas.
Mengantisipasi meningkatnya potensi kebakaran selama musim kemarau, Damkar Kota Kupang terus menyiagakan personel dan armada operasional untuk memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat.
"Kami memiliki armada yang cukup untuk melayani seluruh keluhan dan laporan masyarakat terkait kejadian kebakaran," ujarnya.
Thomas juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang apabila menghadapi kebakaran. Menurutnya, langkah awal yang tepat sangat menentukan keberhasilan penanganan sebelum api membesar. "Pertama kendalikan kepanikan kita harus mengenal kebakaran itu penyebabnya apa agar penanganannya tepat," katanya.
Sebagai upaya pencegahan, masyarakat dianjurkan menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di rumah, terutama di area yang memiliki risiko tinggi seperti dapur. "Apar itu direkomendasikan untuk rumah tinggal itu minimal tiga kilo disediakan di area dapur," ucap Thomas.
Selain itu, ia mendorong keterlibatan masyarakat melalui pengurus RT dan pemilik lahan untuk rutin membersihkan lingkungan, terutama di kawasan yang rawan terjadi kebakaran.
"Melakukan kerja bakti tingkat RT untuk membersihkan lingkungan dan kawasan rawan kebakaran di Kupang," katanya.
Tak hanya bertugas memadamkan api, Damkar Kota Kupang juga memiliki fungsi penyelamatan dalam berbagai kondisi darurat, termasuk evakuasi masyarakat maupun satwa liar yang terancam.
"Tugas kita untuk melakukan penyelamatan dan evakuasi sehingga bisa selamat dari bahaya yang ada," ujar Thomas, mengakhiri. (DB)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....