Minyak Tanah Kota Kupang Dipastikan Aman, Disperindag Ungkap Penyebab Kelangkaan
- 17 Jul 2026 16:23 WIB
- Kupang
RRI. CO. ID, Kupang - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Kupang, Alfred Lakabela, memastikan stok minyak tanah di Kota Kupang dalam kondisi aman dan mencukupi. Keluhan masyarakat terkait kelangkaan minyak tanah yang disampaikan lewat acara Hallo RRI disebut terjadi di sejumlah kecil pangkalan yang diduga menyalurkan minyak tanah tidak sesuai ketentuan.
"Kondisi minyak tanah dalam keadaan baik dan normal. Berdasarkan data dari Pertamina, Kota Kupang memiliki lima agen dan kelimanya menjalankan tugasnya secara aktif serta bertanggung jawab," kata Alfred Lakabela.
Ia menjelaskan, persoalan yang terjadi bukan disebabkan oleh berkurangnya pasokan dari Pertamina, melainkan adanya pangkalan yang menjual minyak tanah ke luar Kota Kupang atau menyalurkannya melalui kios. Praktik tersebut menyebabkan stok di pangkalan tertentu cepat habis sehingga memunculkan anggapan bahwa minyak tanah sedang langka.
Menurut Alfred, kondisi tersebut hanya terjadi di titik-titik tertentu dan tidak menggambarkan situasi distribusi minyak tanah secara keseluruhan. Karena itu, masyarakat diminta tidak panik dan tetap membeli minyak tanah sesuai kebutuhan.
"Yang sering terjadi adalah pada pangkalan-pangkalan tertentu yang menjual ke luar Kota Kupang atau melayani penjualan melalui kios. Inilah yang menyebabkan masyarakat mengatakan minyak tanah langka, padahal sebenarnya tidak langka," ujarnya Jumat, 17 Juli 2026.
Alfred menyebutkan, dari sekitar 900 pangkalan minyak tanah yang beroperasi di Kota Kupang, jumlah pangkalan yang mengalami persoalan distribusi diperkirakan sangat kecil. Persentasenya bahkan tidak mencapai lima persen dari total pangkalan yang ada.
"Dari hampir 900 pangkalan di Kota Kupang, persoalan seperti ini diperkirakan tidak sampai lima persen. Jadi ini merupakan kasus yang bersifat khusus dan bukan kondisi distribusi minyak tanah secara umum," tegasnya.
Pemerintah Kota Kupang bersama Pertamina akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi minyak tanah bersubsidi agar penyalurannya tepat sasaran. Masyarakat juga diimbau melaporkan apabila menemukan pangkalan yang diduga menjual di luar ketentuan sehingga dapat segera ditindaklanjuti. (ST)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....