Sawah Baru Oelatimo Dibuka, Harapan Baru bagi Ketahanan Pangan Kupang
- 09 Jul 2026 09:43 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kupang terus dilakukan melalui perluasan lahan pertanian. Pemerintah Kabupaten Kupang bersama Kementerian Pertanian resmi memulai program pencetakan sawah baru seluas 77 hektare di Desa Oelatimo, Kecamatan Kupang Timur, Selasa, 7 Juli 2026.
Program ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan produksi pangan sekaligus mengurangi lahan tidur yang selama bertahun-tahun tidak dimanfaatkan. Pencanangan program tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kupang, Yosef Lede, yang menegaskan bahwa peningkatan luas areal persawahan merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan daerah dan nasional.
Menurut Yosef, lahan yang sebelumnya terbengkalai kini harus diubah menjadi sumber produksi pangan yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan petani. "Lahan yang sebelumnya tidak menghasilkan apa-apa ini kini harus dimanfaatkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Jadi kita semua harus bersyukur dengan memanfaatkan lahan yang di buka ini. Tanam sebanyak - banyaknya, jangan takut tidak ada pasar, pemerintah lewat Bulog pasti akan membelinya," kata Yosef Lede.
| Baca juga: Cetak Sawah Baru Buka Harapan Petani Kupang |
Ia mengatakan, pembangunan sektor pertanian menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Kupang. Karena itu, pemerintah tidak hanya membuka lahan baru, tetapi juga berkomitmen menghadirkan berbagai dukungan agar sawah yang telah dicetak dapat terus berproduksi.
Dukungan tersebut meliputi penyediaan alat dan mesin pertanian, pengembangan sarana irigasi, pembangunan bendungan, hingga sumur bor untuk menjamin ketersediaan air sepanjang musim tanam. Program pencetakan sawah baru di Oelatimo juga menjadi jawaban atas kondisi lahan yang sebelumnya tidak produktif akibat rusaknya Bendungan Uel 2.
Selama hampir dua dekade, kawasan tersebut berubah menjadi semak belukar karena kesulitan memperoleh pasokan air. Kepala Desa Oelatimo, Aprianus Kono, mengatakan masyarakat menyambut baik program tersebut karena membuka harapan baru bagi kebangkitan sektor pertanian di desanya.
Ia menjelaskan, kawasan yang kini dibuka sebagai sawah pernah menjadi lahan pertanian produktif hingga tahun 2007. Namun, setelah bendungan rusak, aktivitas pertanian berhenti dan lahan ditinggalkan.
Selain memperluas luas baku sawah di Kabupaten Kupang, program ini diharapkan mampu meningkatkan produksi beras daerah, memperkuat cadangan pangan, serta mendukung target swasembada pangan nasional yang terus didorong pemerintah. Kegiatan pencanangan turut dihadiri Kepala BPLIP Mataram, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, Plt. Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, Camat Kupang Timur, serta masyarakat Desa Oelatimo yang antusias menyambut dimulainya pembukaan sawah baru di wilayah mereka.
Dengan tambahan 77 hektare lahan produktif, Desa Oelatimo kini tidak hanya memperoleh kembali kawasan pertanian yang sempat hilang, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi terwujudnya ketahanan pangan yang lebih kuat di Kabupaten Kupang. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....