Adiksi Digital Jadi Alasan Satgas Siber Sehat NTT Dibentuk
- 25 Jun 2026 11:33 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Meningkatnya ancaman adiksi digital dan penyalahgunaan media sosial menjadi salah satu alasan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur membentuk Satgas Siber Sehat NTT. Langkah tersebut diambil untuk menciptakan ruang digital yang lebih aman sekaligus melindungi masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda.
Kepala Bidang Persandian dan Pengamanan Informasi pada Dinas Kominfo Provinsi NTT, Sonny Josefina Djahamouw, saat konferensi pers di RRI Kupang, Selasa, 23 Juni 2026 menjelaskan perkembangan teknologi digital telah memberikan banyak manfaat dalam berbagai bidang kehidupan. Namun, penggunaan ruang digital yang tidak bijaksana juga memunculkan dampak negatif yang semakin luas.
“Media sosial menjadi sarana yang sangat efektif. Di sisi lain, platform digital juga rentan dimanfaatkan untuk menyebarkan konten negatif yang berpotensi memengaruhi perilaku pengguna,” tambah Sonny.
Fenomena tersebut dinilai membuat persoalan adiksi digital semakin relevan untuk mendapat perhatian semua pihak. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh anak-anak, tetapi juga remaja hingga orang dewasa.
“Atas kondisi itu, Pemerintah Provinsi NTT meluncurkan Satgas Siber Sehat NTT pada 9 Mei 2026 oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan berkolaborasi bersama Universitas Nusa Cendana” lanjutnya.
Ia menilai Lembaga Penyiaran Publik RRI Kupang turut bergabung dalam Satgas Siber Sehat NTT sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan literasi digital di daerah.
“Keterlibatan RRI diharapkan mampu memperluas edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memanfaatkan media digital secara sehat dan bertanggung jawab,”ujarnya.
Melalui kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, media, dan masyarakat, Satgas Siber Sehat NTT diharapkan mampu menekan dampak negatif penggunaan ruang digital. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari komitmen membangun budaya digital yang aman, sehat, dan produktif di NTT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....