Perpisahan Sekolah Dinilai Miliki Nilai Edukasi Penting
- 03 Jun 2026 07:28 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Pelaksanaan perpisahan sekolah di Kota Kupang masih menjadi perhatian berbagai pihak menyusul adanya penegasan larangan pungutan dalam kegiatan tersebut. Meski demikian, sejumlah sekolah mengaku tetap menerima aspirasi orang tua yang ingin menggelar acara syukuran secara sederhana.
Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD/MI Kota Kupang, Joni Higa Huki saat dialog di RRI Kupang, Senin, 1 Juni 2026, mengatakan berdasarkan hasil koordinasi dengan para kepala sekolah dan ketua subrayon, sebagian besar sekolah memang merencanakan kegiatan perpisahan. Namun, inisiatif pelaksanaan acara tambahan lebih banyak datang dari orang tua siswa.

“Sejumlah orang tua telah membuat kesepakatan bersama untuk mengadakan syukuran, makan bersama, hingga penampilan siswa pada hari pengumuman kelulusan. Bahkan, di beberapa sekolah anak-anak telah melakukan latihan sebagai persiapan mengisi acara,” tambah Joni.
Ia menjelaskan pihak sekolah pada prinsipnya hanya menyiapkan agenda resmi berupa pengumuman kelulusan, sambutan, pencopotan atribut sekolah, serta penyerahan dokumen kelulusan seperti Surat Keterangan Hasil Ujian dan rapor. Kegiatan tersebut dirancang sederhana agar siswa dapat segera mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

“Meski demikian, sekolah tetap memandang orang tua sebagai mitra strategis dalam penyelenggaraan pendidikan. Karena itu, komunikasi dan kerja sama antara sekolah dan orang tua perlu terus dijaga agar setiap kegiatan yang melibatkan peserta didik dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.
Ia mengakui adanya beragam tanggapan dari masyarakat terkait kebijakan pembatasan kegiatan perpisahan. Sebagian besar orang tua disebut mendukung adanya momen kebersamaan sebagai bentuk rasa syukur dan ungkapan terima kasih kepada sekolah yang telah mendidik anak-anak mereka selama bertahun-tahun.
“Tidak hanya orang tua, para siswa juga disebut telah menantikan momen tersebut. Banyak siswa yang telah mempersiapkan diri untuk tampil di hadapan teman, guru, dan orang tua. Sebagian dari mereka bahkan merasa kecewa ketika rencana kegiatan yang telah dipersiapkan tidak dapat dilaksanakan sesuai harapan,” katanya.
Joni menegaskan bahwa sekolah tetap menghormati dan mengikuti seluruh ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah melalui Dinas Pendidikan. Menurutnya, baik pemerintah, sekolah, maupun orang tua memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan pengalaman pendidikan yang terbaik bagi anak-anak tanpa mengabaikan aturan yang berlaku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....