Mensos Bangga Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Kupang
- 01 Jun 2026 09:09 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang – Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, mengaku bangga melihat perkembangan para siswa Sekolah Rakyat Menengah 19 Kupang yang telah menjalani proses pendidikan selama hampir satu tahun. Apresiasi tersebut disampaikannya saat berdialog langsung dengan para siswa dalam rangkaian peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tahun 2026 di Kupang, Minggu 31 Mei 2026.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa menampilkan berbagai kemampuan di hadapan para tamu undangan. Mereka menunjukkan keterampilan menari, bernyanyi, hingga berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Arab. Penampilan itu menjadi bukti perkembangan para peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu dan kini mendapatkan kesempatan belajar melalui Program Sekolah Rakyat.
Menteri Sosial menilai perubahan yang ditunjukkan para siswa sangat menggembirakan. Menurutnya, banyak anak yang sebelumnya menghadapi berbagai keterbatasan, baik dari sisi kesehatan, gizi maupun kepercayaan diri, kini mampu tampil dengan penuh semangat dan menunjukkan potensi yang dimiliki.
"Saya melihat perubahan yang luar biasa. Ketika pertama kali masuk, banyak anak-anak yang menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari masalah kesehatan, gizi, hingga kurang percaya diri. Hari ini mereka mampu tampil dengan penuh semangat dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka," ucap Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, kepada RRI.CO.ID, Minggu 31 Mei 2026.
Sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan proses pembinaan tersebut, Menteri Sosial mengundang Kepala Sekolah Rakyat Menengah 19 Kupang bersama para guru untuk naik ke atas panggung. Penghargaan itu diberikan atas dedikasi mereka dalam mendampingi dan membimbing para siswa selama mengikuti pendidikan di sekolah berasrama tersebut.
Kepala Sekolah Rakyat Menengah 19 Kupang menjelaskan bahwa sekolah mulai menerima peserta didik pada Juni 2025 dan menjadi salah satu pelaksana awal Program Sekolah Rakyat di Indonesia. Saat ini sebanyak 100 siswa dari berbagai wilayah Kabupaten Kupang mengikuti pendidikan dan pembinaan secara berasrama.
Program tersebut tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga pembentukan karakter, peningkatan keterampilan hidup, serta pengembangan rasa percaya diri siswa. Melalui sistem pendidikan yang terintegrasi, para peserta didik didorong untuk memiliki kemampuan yang dapat membantu mereka meraih masa depan yang lebih baik.
Mensos menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu program strategis pemerintah yang bertujuan memberikan kesempatan yang sama bagi anak-anak dari keluarga miskin untuk memperoleh pendidikan berkualitas. Program ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi mereka untuk mengembangkan potensi dan mencapai cita-cita.
Menurutnya, negara harus hadir untuk memastikan bahwa kondisi ekonomi keluarga tidak menjadi penghalang bagi anak-anak dalam memperoleh pendidikan. Karena itu, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.
Melalui berbagai capaian yang telah ditunjukkan para siswa, pemerintah berharap Program Sekolah Rakyat dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Keberhasilan para siswa Sekolah Rakyat Menengah 19 Kupang menjadi bukti bahwa dengan dukungan yang tepat, anak-anak dari keluarga kurang mampu mampu berprestasi dan menatap masa depan dengan optimisme yang lebih besar. (AI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....