Pemprov NTT Matangkan Persiapan Peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende
- 30 Mei 2026 16:18 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mematangkan berbagai persiapan menjelang peringatan Hari Lahir Pancasila yang akan dipusatkan di Kabupaten Ende pada 1 Juni 2026. Seluruh perangkat daerah berkolaborasi untuk memastikan rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan sukses. Kabupaten Ende dipilih sebagai lokasi peringatan tingkat provinsi karena memiliki nilai historis yang kuat.
Daerah ini dikenal sebagai tempat pengasingan Presiden pertama Republik Indonesia, Bung Karno, sekaligus lokasi lahirnya gagasan dan nilai-nilai yang kemudian menjadi dasar negara Pancasila. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) NTT, Noldi Hosea Pellokila saat diwawancarai RRI Kupang, Jumat, 29 Mei 2026 mengatakan, terdapat 12 agenda utama yang telah disiapkan untuk memeriahkan peringatan tersebut.
“Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak 28 Mei melalui pergelaran seni budaya dan pameran ekonomi kreatif yang melibatkan masyarakat,” ujarnya. Menurut Noldi, puncak peringatan akan dilaksanakan secara luring pada 1 Juni dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, TNI, Polri, pelajar, serta komponen masyarakat lainnya.
Menteri Sosial Republik Indonesia dijadwalkan hadir sebagai inspektur upacara tingkat Provinsi NTT. Selain upacara, pemerintah juga menggelar sejumlah kegiatan sosial yang diharapkan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, seperti pasar murah dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Pemprov NTT juga mengimbau masyarakat untuk turut mengibarkan Bendera Merah Putih sepanjang bulan Juni sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan dan semangat persatuan. Meski menghadapi tantangan geografis sebagai wilayah kepulauan, berbagai potensi kendala teknis telah diantisipasi melalui langkah mitigasi dan koordinasi lintas sektor.
Noldi menyebutkan, sedikitnya 10 kali rapat koordinasi telah dilakukan guna memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana. Ia berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan ini harus menjadi sarana edukasi yang efektif, terutama bagi generasi muda, dalam menangkal paham radikalisme dan berbagai bentuk perpecahan,” katanya, menegaskan. (DB)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....