Oebola Tuntaskan ODF, Bukti Nyata Perubahan Perilaku Warga
- 30 Mei 2026 14:56 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Desa Oebola, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, mencatatkan capaian penting di bidang kesehatan lingkungan dengan mendeklarasikan status Open Defecation Free (ODF) atau bebas dari perilaku buang air besar sembarangan.
Deklarasi tersebut dilakukan bersamaan dengan kegiatan penutupan Program Wahana Visi Indonesia Area Program Kupang yang dirangkaikan dengan perayaan BBB serta deklarasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), di Desa Oebola, Selasa, 26 Mei 2026.
Dalam sambutan Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki, perwakilan Pemerintah Kabupaten Kupang menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Wahana Visi Indonesia yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendampingi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan, sanitasi, pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kupang.
Menurutnya, berbagai program yang telah dijalankan tidak hanya memberikan manfaat dalam bentuk pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga berhasil mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Kehadiran Wahana Visi Indonesia selama bertahun-tahun di wilayah tersebut dinilai telah memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama anak-anak dan keluarga. Keberhasilan Desa Oebola meraih status ODF disebut sebagai prestasi yang membanggakan sekaligus menjadi bukti nyata meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sanitasi yang layak.
Status ODF menunjukkan bahwa seluruh warga desa telah meninggalkan kebiasaan buang air besar sembarangan dan beralih menggunakan fasilitas sanitasi yang sehat dan aman. Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa saat ini sebanyak 458 kepala keluarga di Desa Oebola telah memiliki jamban sehat.
Capaian tersebut merupakan hasil kerja keras masyarakat yang didukung oleh pemerintah desa, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta berbagai pihak yang terlibat dalam program pendampingan sanitasi.
"Keberhasilan Desa Oebola dalam menuntaskan status ODF merupakan prestasi yang sangat membanggakan. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sanitasi dan perilaku hidup bersih dan sehat terus meningkat," ucap Aurum Titu Eky. "Kita patut bersyukur karena saat ini sebanyak 458 kepala keluarga di Desa Oebola telah memiliki jamban sehat," .
Ia menegaskan, keberhasilan tersebut tidak semata-mata diukur dari jumlah jamban yang dibangun. Lebih dari itu, pencapaian tersebut mencerminkan perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat dalam menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Menurutnya, pembangunan sanitasi yang baik merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas hidup masyarakat. Lingkungan yang bersih dan sehat akan membantu menekan angka penyakit berbasis lingkungan, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung tumbuh kembang anak yang lebih optimal.
Deklarasi PHBS yang dilakukan bersamaan dengan deklarasi ODF juga menjadi bagian penting dalam membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat. Melalui penerapan PHBS, masyarakat didorong untuk membiasakan diri menjaga kebersihan lingkungan, mencuci tangan dengan sabun, mengonsumsi air bersih, serta menerapkan berbagai perilaku sehat lainnya dalam kehidupan sehari-hari.
Pemerintah Kabupaten Kupang berharap capaian Desa Oebola dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di wilayah Kabupaten Kupang. Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa perubahan besar dapat dicapai melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Sementara itu, penutupan Program Wahana Visi Indonesia Area Program Kupang menjadi momentum refleksi atas berbagai capaian yang telah diraih selama program berlangsung. Meski program pendampingan telah berakhir, masyarakat diharapkan tetap melanjutkan berbagai praktik baik yang telah dibangun, terutama dalam bidang kesehatan, perlindungan anak, pendidikan, dan penguatan kapasitas masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kupang juga mengajak seluruh masyarakat Desa Oebola untuk menjaga dan mempertahankan status ODF yang telah diraih. Komitmen bersama dinilai sangat penting agar perubahan perilaku yang telah terbentuk dapat terus berlangsung dan menjadi budaya yang diwariskan kepada generasi berikutnya.
Dengan deklarasi ODF dan PHBS tersebut, Desa Oebola kini menjadi salah satu contoh keberhasilan pembangunan berbasis masyarakat di Kabupaten Kupang. Capaian ini diharapkan semakin memperkuat upaya mewujudkan desa yang sehat, bersih, dan sejahtera, sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. (AI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....