Dharma Santi Perkuat Harmoni Lintas Umat

  • 30 Mei 2026 08:53 WIB
  •  Kupang

RRI CO.ID,Kupang — Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kupang, I Wayan Ary Wijana S. Putera, M.Si, menegaskan momentum Dharma Santi Hari Raya Nyepi Saka 1948 menjadi ruang mempererat persaudaraan lintas umat dan memperkuat harmoni kebangsaan di Kota Kupang.

Kegiatan yang digelar usai rangkaian perayaan Nyepi tersebut menghadirkan umat Hindu, tokoh lintas agama, hingga jajaran Pemerintah Kota Kupang. Acara berlangsung dalam nuansa silaturahmi dan kebersamaan dengan mengusung tema nasional “Wasudhaiwa Kutumbakam” yang berarti “Satu Bumi Satu Keluarga, Harmoni Nusantara Menuju Indonesia Maju.”

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kupang, I Wayan Ary Wijana S. Putera, M.Si,

Menurut Wayan Ary, pelaksanaan Dharma Santi tahun ini memang mengalami penundaan karena beririsan dengan momentum Idulfitri, Paskah, dan agenda keagamaan lainnya. Namun hal itu tidak mengurangi makna utama kegiatan sebagai ajang memperkuat hubungan antarumat beragama serta sinergi dengan pemerintah.

“Kami ingin Dharma Santi menjadi ruang silaturahmi bersama, baik antarumat Hindu maupun dengan umat agama lain dan pemerintah,” ujarnya.

Ia menyebut, kegiatan tersebut juga dihadiri Wali Kota Kupang bersama jajaran pemerintah daerah, serta organisasi umat Hindu tingkat kota dan provinsi.

Rangkaian acara didominasi nuansa keagamaan Hindu, mulai dari pembacaan sloka, penyampaian hikmah Nyepi oleh tokoh agama Hindu, hingga penyerahan hadiah lomba penjor dan pawai ogoh-ogoh yang sebelumnya digelar saat rangkaian Nyepi.

PHDI Kota Kupang juga menilai Dharma Santi tahun ini menjadi momentum kebangkitan kembali perayaan bersama umat Hindu secara lebih terbuka dan terorganisir. Pada tahun-tahun sebelumnya, kegiatan lebih banyak difokuskan pada aksi sosial ke panti asuhan dan pelayanan kemasyarakatan.

Wayan Ary berharap seluruh umat Hindu di Kota Kupang terus berkolaborasi menyukseskan perayaan hari-hari besar keagamaan, khususnya Hari Raya Nyepi yang menjadi satu-satunya hari raya umat Hindu berstatus libur nasional di Indonesia.

Ia optimistis perayaan Nyepi dan Dharma Santi tahun mendatang akan berlangsung lebih meriah dengan keterlibatan umat yang semakin luas. (As)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....