Tanaman Herbal NTT Bisa Jadi Produk Unggulan Daerah

  • 28 Mei 2026 19:14 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Budayawan Sabu, Pdt Paoina Ngefak Bara Pa menilai tanaman herbal dapat dikembangkan menjadi produk unggulan Nusa Tenggara Timur. Tanaman herbal dikatakan telah dimanfaatkan masyarakat secara turun-temurun sebagai obat tradisional dan bagian dari budaya lokal yang ada.

“Saya kira ini bukan hanya melestarikan kebudayaan tetapi dapat meningkatkan daya saing daerah kita. Bahwa ketika ini dikembangkan maka kita juga menyumbangkan, berkontribusi dalam peningkatan daerah,” kata Pdt Paoina Ngefak Bara Pa dalam Obrolan Akamsi Pro4 RRI Kupang, Rabu, 27 Mei 2026.

Menurut Ina Bara Pa, pemanfaatan tanaman herbal telah diatur dalam undang-undang dan menjadi bagian dari upaya pelestarian pengobatan tradisional. Dikatakan regulasi tersebut menunjukkan bahwa pengobatan tradisional memiliki peran penting dalam mendukung pemeliharaan kesehatan masyarakat.

“Di undang-undang kesehatan dengan tegas menyebutkan bahwa pengobatan tradisional adalah salah satu bagian yang didukung oleh regulasi kita sebagai warisan untuk mendukung pemeliharaan kesehatan masyarakat,” ucap Pdt. Ina Bara Pa.

Mitos yang berkembang, dikatakan Pdt. Ina, seringkali menghambat pengembangan tanaman herbal untuk dimanfaatkan dalam mengobati berbagai jenis penyakit. Pengobatan herbal dinilai belum mendapat penghargaan dan diidentikan dengan praktik mistis sehingga membuat sebagian masyarakat ragu memanfaatkan tumbuhan obat.

“Memang ada mitos di masyarakat kalau herbal itu akan berdampak pada ginjal dan macam-macam. Stigma ini masih berkembang, padahal regulasi kita memberi amanat tapi mitos masih banyak berkembang bahkan kadang saya dicap dukun,” ujar Pdt. Paoina Ngefak Bara Pa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....