Penyerahan Hewan Kurban Perkuat Solidaritas Umat Islam Sumba Timur

  • 28 Mei 2026 07:23 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Sumba Timur pada Rabu, 27 Mei 2026 menerima penyerahan bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, serta DPRD Kabupaten Sumba Timur dalam rangka perayaan Idul Adha 1447 Hijriah Tahun 2026.

Ketua PHBI Kabupaten Sumba Timur, Mansyur Muslim, mengatakan bantuan tersebut diperuntukkan bagi umat Islam di wilayah Sumba Timur sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.

Menurut Mansyur Muslim, Idul Adha merupakan momentum penting untuk mengenang keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menunjukkan keikhlasan, kesabaran, dan ketaatan kepada Allah SWT. Ia menegaskan bahwa ibadah kurban menjadi simbol pengorbanan dan rasa syukur umat Islam atas nikmat yang diberikan Tuhan.

Mansyur Muslim juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Gubernur NTT, Bupati Sumba Timur, dan Ketua DPRD Kabupaten Sumba Timur atas bantuan hewan kurban yang diberikan kepada umat Islam di daerah tersebut. Ia menilai bantuan itu bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bukti nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat muslim di Sumba Timur.

Dalam laporannya, PHBI Kabupaten Sumba Timur mencatat hewan kurban yang disalurkan melalui panitia tahun ini sebanyak 24 ekor sapi dan 211 ekor kambing. Sementara hewan kurban yang diserahkan langsung ke masjid-masjid oleh masyarakat secara pribadi mencapai 34 ekor sapi dan 115 ekor kambing. PHBI juga akan melakukan pemantauan distribusi agar tidak terjadi ketimpangan pembagian antar masjid,"ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur, Umbu Ngadu Ndamu, membacakan sambutan Gubernur NTT pada acara penyerahan bantuan hewan kurban tersebut. Dalam sambutannya, Gubernur NTT menegaskan bahwa Idul Adha mengajarkan makna pengorbanan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Gubernur NTT juga mengajak seluruh masyarakat menjaga semangat gotong royong, toleransi antarumat beragama, serta memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi melalui sektor peternakan. Pemerintah daerah diharapkan terus mendukung peternak lokal melalui program inseminasi buatan, vaksinasi, dan pendampingan teknis agar ibadah kurban tidak hanya menjadi tradisi keagamaan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Nusa Tenggara Timur. (YB)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....