Tren Wisata Sumba Timur Alami Penurunan Kunjungan di Tahun 2026
- 28 Mei 2026 05:42 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Perkembangan sektor pariwisata di Kabupaten Sumba Timur hingga tahun 2025 disebut menunjukkan tren yang cukup baik. Peningkatan jumlah wisatawan menjadi salah satu indikator pertumbuhan destinasi wisata di daerah tersebut. Sedangkan tahun 2026 mengalami penurunan.
“Kami memang menjadikan peningkatan destinasi wisata sebagai salah satu misi pemerintah daerah saat ini. Karena itu pengembangan sektor pariwisata terus didorong agar semakin maju,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Timur, Marolop Simanjuntak, Kamis, 21 Mei 2026.
Ia menjelaskan, tren kunjungan wisatawan tahun 2025 lalu mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Jumlah wisatawan yang datang disebut mencapai sekitar 55 ribu orang, baik wisatawan lokal maupun wisatawan nusantara.
Pertumbuhan tersebut turut memberikan dampak positif terhadap sektor perhotelan dan usaha pendukung wisata lainnya. Aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata juga ikut bergerak seiring meningkatnya jumlah kunjungan.
“Namun setelah saya melakukan survei di beberapa hotel hari ini, memasuki tahun 2026 trennya mulai sedikit menurun. Tingkat hunian hotel bahkan kadang tidak mencapai 50 persen,” kata Marolop Simanjuntak.
Menurutnya, terdapat sejumlah faktor yang kemungkinan memengaruhi penurunan tingkat kunjungan wisata tersebut. Meski demikian, ia belum merinci secara detail faktor utama yang menyebabkan okupansi hotel mengalami penurunan.
Pemerintah daerah diharapkan dapat kembali memperkuat promosi serta pengembangan destinasi wisata unggulan di Sumba Timur. Langkah tersebut dinilai penting agar tren positif sektor pariwisata dapat kembali meningkat pada tahun-tahun mendatang. (ST)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....