Bupati Kupang Ancam Tutup SPPG Bermasalah usai Dugaan Keracunan Makanan

  • 25 Mei 2026 12:04 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Pemerintah Kabupaten Kupang akan mengambil langkah tegas menyusul dugaan kasus keracunan makanan yang terjadi di Desa Tablolong dan diduga melibatkan penyelenggara program makanan bergizi gratis di wilayah tersebut.

Bupati Kupang, Yosef Lede saat ditemui RRI.CO.ID, Kamis, 21 Mei 2026 mengatakan, pemerintah daerah tidak akan mentoleransi setiap bentuk kelalaian yang berdampak langsung terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat, terutama anak-anak sebagai penerima manfaat program. Ia mengatakan, kasus yang terjadi di Tablolong menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kupang karena menyangkut keamanan pangan dalam program nasional yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak.

Karena itu, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program makanan bergizi gratis, tidak hanya di Tablolong tetapi juga di seluruh wilayah Kabupaten Kupang. Menurut Yosef Lede, seluruh penyelenggara program diwajibkan mematuhi standar operasional yang telah ditetapkan pemerintah pusat, mulai dari kualitas bahan makanan, proses pengolahan, kebersihan dapur hingga distribusi makanan kepada para penerima manfaat.

“Kita tidak akan main-main. Manakala didapati ada SPPG nakal atau sengaja melakukan kelalaian yang berdampak pada anak-anak, sekali lagi SPPG Tablolong saya sudah bilang hentikan, tahan, kita tutup sampai dilakukan evaluasi,” ucap Bupati Yosef.

Bupati Kupang menilai program makanan bergizi gratis merupakan program penting yang harus dijalankan secara serius karena berkaitan langsung dengan kesehatan, pertumbuhan dan masa depan anak-anak. Menurutnya, apabila pelaksanaan program tidak diawasi dengan baik maka dapat menimbulkan risiko besar bagi masyarakat dan mencederai tujuan utama program pemerintah tersebut.

“Siapapun yang ada di belakang, kami tidak peduli. Kalau ini berdampak pada anak-anak dan sangat berisiko karena tidak sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan, sekali lagi kita tidak segan untuk tutup,” ujarnya tegas.

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kabupaten Kupang akan segera menggelar rapat koordinasi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang serta sejumlah pihak terkait lainnya guna memperketat pengawasan terhadap seluruh penyelenggara program makanan bergizi gratis di daerah tersebut. Rapat koordinasi itu nantinya akan membahas evaluasi pelaksanaan program, sistem pengawasan keamanan pangan, mekanisme pemeriksaan kualitas makanan serta langkah penanganan apabila ditemukan pelanggaran di lapangan.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan memperkuat pengawasan terhadap proses penyimpanan bahan makanan, kebersihan peralatan memasak dan distribusi makanan agar seluruh standar kesehatan dapat dipenuhi dengan baik. Yosef Lede berharap seluruh penyelenggara program makanan bergizi gratis dapat menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah.

Ia juga meminta seluruh pihak yang terlibat dalam program tersebut untuk lebih mengutamakan keselamatan anak-anak dibanding kepentingan lain, kasus dugaan keracunan makanan di Desa Tablolong sendiri saat ini masih dalam proses penanganan dan evaluasi oleh pemerintah daerah bersama instansi terkait. Pemerintah Kabupaten Kupang memastikan pengawasan terhadap seluruh SPPG di wilayahnya akan diperketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari. (AI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....