Wapres Gibran Tinjau Infrastruktur Amfoang Kabupaten Kupang
- 24 Mei 2026 10:02 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Kunjungan penuh kepedulian ditunjukkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat menyambangi Kecamatan Amfoang Barat Daya Jumat 22 Mei 2026, tepatnya di Desa Manubelon, Dusun 3 Lapangan Umum Oelamopu, Kabupaten Kupang. Kehadiran tersebut menjadi perhatian besar masyarakat setempat yang selama ini merindukan sentuhan langsung dari pemerintah baik daerah maupun pusat terhadap kondisi wilayah mereka.
Di luar agenda resminya ke Kabupaten Rote Ndao, Wapres memilih datang langsung setelah menerima aspirasi mahasiswa terkait kondisi Amfoang yang masih memprihatinkan, khususnya akses jalan dan jembatan penghubung yang belum memadai. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap keluhan masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar di wilayah tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres meninjau langsung kondisi Jembatan Termanu yang menjadi penghubung Amfoang dan Fatuleu Barat, serta Jembatan Kapsali yang juga menjadi akses vital masyarakat. Kedua jembatan tersebut diketahui memiliki peran penting dalam mobilitas warga serta distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok masyarakat setempat.
Wapres juga mendengar langsung aspirasi warga terkait tingginya harga BBM jenis Pertalite yang mencapai sekitar 25 ribu rupiah per liter di wilayah tersebut. Menanggapi hal itu, ia berjanji akan melakukan komunikasi dengan Kementerian ESDM serta Pertamina guna mencari solusi agar distribusi dan harga BBM dapat lebih terjangkau bagi masyarakat.
Dengarkan Juga : Wapres Gibran Kunjungi Amfoang Pantau Infrastruktur
Selain infrastruktur jalan dan jembatan, fasilitas kesehatan seperti puskesmas juga tidak luput dari perhatian dalam kunjungan tersebut. Wapres meminta Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati untuk turut berperan aktif membantu pemerintah pusat karena pembangunan tidak dapat berjalan sendiri tanpa sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.
Dalam kesempatan itu, Wapres juga menyapa seorang ibu hamil berusia lima bulan dan memberikan pesan agar rutin melakukan pemeriksaan kesehatan secara baik dan teratur. Ia juga menekankan pentingnya akses jalan menuju fasilitas kesehatan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akibat keterlambatan penanganan medis.
Menurut Reni Margaritha Nesi, seorang warga Amfoang, kehadiran Wapres bukan untuk seremoni semata, melainkan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian pemerintah. Ia menilai bahwa kunjungan tersebut membawa harapan baru bagi masyarakat yang selama ini hidup dengan keterbatasan akses infrastruktur dan pelayanan publik.

Kesederhanaan juga terlihat saat Wapres menolak dikenakan selimut adat khas Amfoang seperti aluk dan pilu yang telah disiapkan masyarakat sebagai bentuk penghormatan. Ia hanya menerima satu selendang yang dikalungkan oleh Wakil Bupati Kupang sebagai simbol penghormatan serta bentuk penghargaan terhadap kearifan lokal masyarakat setempat.
Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Amfoang yang selama ini dinilai tertinggal dibandingkan daerah lain di Nusa Tenggara Timur.
Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki akses jalan, jembatan, serta fasilitas layanan dasar guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Masyarakat Amfoang menyambut kehadiran Wakil Presiden dengan penuh haru dan rasa syukur yang mendalam atas perhatian yang diberikan secara langsung oleh pemerintah pusat. Bahkan, beberapa warga terlihat meneteskan air mata karena momen tersebut dianggap sebagai peristiwa bersejarah yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah mereka. (AN)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....