Dandim 1627/Rote Ndao Ungkap Kendala Bangun KDKMP

  • 16 Mei 2026 13:36 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote Ndao – Pembangunan Program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih atau KDKMP di Kabupaten Rote Ndao menghadapi berbagai tantangan lapangan. Kondisi geografis berbatu karang menjadi kendala utama proses pembangunan.

Komandan Kodim 1627/Rote Ndao, Letnan Kolonel Kavaleri (Letkol Kav) Kurnia Santiadi Wicaksono mengatakan TNI turut dilibatkan mendukung percepatan pembangunan fasilitas koperasi desa.

Menurut Dandim, proses pembukaan lahan membutuhkan waktu cukup panjang. Struktur tanah keras membuat alat berat bekerja lebih lambat dari perkiraan awal.

“Saya mencontohkan pekerjaan pembukaan lahan di Desa Kuli menggunakan breaker hampir satu setengah bulan,” ujarnya. Ia menilai tantangan geografis perlu perhatian khusus dalam pembangunan desa.

Selain kondisi lahan, distribusi material juga cukup sulit dilakukan. Material batu split berasal dari sumber lokal dan dipecahkan secara manual masyarakat, walaupun begitu material tersebut dibeli.

Kodim melibatkan tenaga kerja lokal dalam seluruh proses pembangunan. Langkah itu bertujuan menjaga perputaran ekonomi masyarakat di wilayah desa.

“Kami ingin ekonomi masyarakat bergerak sejak tahap pembangunan dimulai,” kata Dandim. Ia menyebut sebagian besar anggaran langsung dibelanjakan kepada warga setempat.

Saat ini progres pembangunan klaster satu mencapai sekitar tujuh puluh delapan persen. Tahapan pekerjaan kini memasuki pemasangan atap dan proses finishing bangunan.

Sedangkan klaster tiga telah memasuki pekerjaan pondasi dengan progres sekitar lima puluh lima hari kerja. Pemerintah menargetkan pembangunan rampung pada Juli 2026.

Dandim berharap seluruh fasilitas koperasi dapat dimanfaatkan masyarakat mulai Agustus 2026. Program tersebut diharapkan memperkuat ekonomi desa berbasis koperasi rakyat. (Radja)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....