Simson Polin Dukung Misi PBFI ke PON

  • 16 Mei 2026 13:31 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang — Dukungan terhadap kemajuan olahraga binaraga dan fitnes di Nusa Tenggara Timur terus menguat. Pembina Persatuan Binaraga Fitnes Indonesia NTT, Simson Polin, mengapresiasi langkah Ketua PBFI NTT, Anton Mahemba, yang terus memperjuangkan cabang olahraga binaraga agar masuk dalam daftar cabang olahraga resmi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) NTT–NTB 2028.

Menurut Simson, perjuangan tersebut menjadi momentum penting bagi atlet-atlet binaraga dan fitnes di daerah untuk memperoleh ruang kompetisi yang lebih luas di level nasional. Ia menilai, NTT memiliki banyak potensi atlet yang selama ini belum mendapatkan panggung maksimal dalam ajang olahraga nasional.

Kegiatan Pengukuhan Pengurus PBFI Provinsi NTT periode 2025-2029 di Harper Hotel Kupang, sabtu (16/ 5)

“Langkah Ketua PBFI NTT patut diapresiasi karena ini bukan hanya soal menghadirkan cabang olahraga di PON, tetapi juga membuka masa depan pembinaan atlet binaraga dan fitnes di NTT,” ujar Simson Polin dalam keterangannya.

Dalam kesempatan yang sama, Simson juga melakukan diskusi strategis dengan Ketua Umum Pengurus Pusat PBFI, Irwan Alwi, terkait penguatan sumber daya manusia di bidang kebugaran dan fitnes di NTT.

Salah satu agenda yang dibahas adalah rencana pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi pelatih fitnes di Kota Kupang. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelatih sekaligus memberikan legalitas kompetensi bagi para praktisi gym dan personal trainer di daerah.

Menurut Simson, sertifikasi sangat penting agar pelatih fitnes di NTT memiliki standar profesional yang diakui secara nasional.

“Ke depan tempat-tempat fitness training atau personal trainer di NTT harus memiliki pelatih bersertifikat sehingga kualitas pelayanan dan pembinaan olahraga kebugaran semakin baik,” katanya.

Tak hanya fokus pada pengembangan binaraga dan fitnes, Simson Polin juga membawa gagasan besar terkait kesiapan NTT sebagai tuan rumah PON 2028. Dalam diskusi tersebut, ia mengusulkan Kabupaten Rote Ndao menjadi lokasi penyelenggaraan cabang olahraga selancar.

Usulan itu dinilai realistis mengingat Rote Ndao memiliki potensi ombak kelas dunia yang selama ini dikenal para peselancar mancanegara. Selain mendukung suksesnya PON 2028, gagasan tersebut juga diyakini mampu mendorong promosi pariwisata olahraga di wilayah selatan Indonesia.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, PBFI NTT berharap olahraga kebugaran dan potensi sport tourism di NTT dapat berkembang lebih cepat menjelang pelaksanaan PON NTT–NTB 2028. (As)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....