Meriah, Pekan Jasindo Pikat Warga Kota Kupang

  • 05 Mei 2026 11:49 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Malam di Taman Nostalgia terasa berbeda. Lampu panggung menyala terang, musik mengalun, dan warga tumpah ruah menikmati kemeriahan Pekan Jasindo—sebuah event yang memadukan hiburan, budaya, dan pemberdayaan ekonomi dalam satu ruang terbuka.

Acara dibuka dengan tarian Negeri Titipan Tuhan yang dibawakan Sanggar Budaya Jani Dance Academy. Gerakan energik dan musik khas Nusa Tenggara Timur menghadirkan nuansa keberagaman Indonesia yang memukau penonton sejak awal.

Suasana semakin hidup dengan penampilan band, paduan suara, dan berbagai atraksi seni budaya yang silih berganti di atas panggung. Sorak penonton dan tepuk tangan mengiringi setiap penampilan, menciptakan atmosfer hangat penuh kebersamaan.

Namun, Pekan Jasindo tak hanya soal hiburan. Di area lain, deretan stan UMKM dipadati pengunjung. Kuliner lokal, produk kreatif, hingga kerajinan khas daerah menjadi daya tarik utama. Interaksi antara pelaku usaha dan masyarakat terlihat dinamis, menandakan perputaran ekonomi yang nyata di tingkat akar.

Pimpinan Asuransi Jasindo Kupang, Jery Simamora, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk memberdayakan masyarakat.

“Kami ingin kegiatan ini menjadi ruang bersama—bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk mendukung UMKM, pendidikan, dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Berbagai program sosial turut melengkapi kegiatan ini, mulai dari workshop bagi penyandang disabilitas, layanan posyandu, edukasi kewirausahaan, hingga bantuan sarana usaha dan perlengkapan ekonomi kreatif.

Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, mengapresiasi inisiatif tersebut dan menilai Pekan Jasindo sebagai momentum penting bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

“Ini adalah ruang kolaborasi yang nyata. UMKM kita diberi panggung, masyarakat diberi ruang, dan ekonomi rakyat bergerak,” katanya.

Ia juga menyinggung keberhasilan Sabuak Sunday Market di lokasi yang sama sebagai bukti bahwa kolaborasi mampu mengubah ruang publik menjadi pusat aktivitas ekonomi yang produktif.

Mengusung semangat katong baku dukung, katong baku sayang, Pekan Jasindo menjadi lebih dari sekadar acara. Ia menjadi ruang pertemuan—antara budaya, kreativitas, dan harapan.

Sebagai penyelenggaraan kedua setelah sukses digelar di Solo, Kupang tampil sebagai tuan rumah yang tidak hanya meriah, tetapi juga inspiratif.

Di tengah gemerlap lampu dan riuhnya penonton, satu hal terasa jelas—Kupang sedang tumbuh, bersama. (As)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....