Gerakan Penanaman Pohon Matoa Jemaat Betlehem Oesapa Barat

  • 04 Mei 2026 14:19 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Jemaat GMIT Betlehem Oesapa Barat melaksanakan gerakan penanaman pohon matoa. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program ekoteologi dalam Asta Protas Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT, Fransiskus Kariyanto, menegaskan bahwa gerakan penanaman pohon menjadi bagian dari tanggung jawab etik dan moral insan religius dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya menjadi komitmen bersama, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan praktik kehidupan beragama yang berdampak,” ujar Fransiskus Kariyanto, Kamis, 30 April 2026.

Sementara itu, Pendeta Jemaat GMIT Betlehem Oesapa Barat, Maria Monalisa Dethan, menyampaikan bahwa keterlibatan gereja dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata iman melalui kepedulian terhadap lingkungan.

Ia menilai sinergi antara gereja dan Kementerian Agama menjadi ruang kolaborasi dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing, khususnya dalam penguatan nilai keagamaan yang berdampak bagi kehidupan umat.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama bersama GMIT menegaskan komitmen bersama dalam mendorong implementasi ekoteologi secara konkret melalui aksi pelestarian lingkungan.

Gerakan penanaman pohon ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari kehidupan beragama yang berkelanjutan. (humas/anna).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....