GMIT Teguhkan Pelayanan Pendidikan di Bulan Budaya 2026
- 04 Mei 2026 03:23 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Rote – Perayaan Bulan Bahasa dan Budaya Gereja Masehi Injili di Timor tahun 2026 yang memasuki minggu pertama dengan diawali etnis Rote menjadi momentum istimewa bagi gereja. Dalam suasana iman yang kuat, momen ini juga bertepatan dengan refleksi Hari Pendidikan Nasional yang semakin menegaskan panggilan pelayanan GMIT di bidang pendidikan.
Melalui Yayasan Pendidikan Sasando, GMIT meneguhkan komitmennya untuk terus melayani dunia pendidikan sebagai bagian dari panggilan iman. Momentum ini tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga refleksi mendalam tentang tanggung jawab gereja dalam membangun generasi masa depan.
Wakil Ketua Sinode GMIT, Saneb Yohanis Ena Blegur, dalam suara gembala pada perhadapan organ pengurus yayasan pendidikan Kristen yang dilaksanakan di GMIT Betania Ba'a, Minggu 3 Mei 2026, menyebut momen ini sebagai peristiwa iman yang bersejarah bagi gereja dan yayasan pendidikan yang dikelola GMIT. “Ini adalah peristiwa iman yang penting dan bersejarah, karena gereja meneguhkan kembali pelayanan pendidikannya sebagai bagian dari panggilan iman,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pengelambaan persiapan perhadapan Yayasan Pendidikan Kristen juga bertepatan peringatan Hari Pendidikan Nasional menjadi pengingat penting akan peran Gereja dalam dunia pendidikan, khususnya di wilayah timur Indonesia yang masih membutuhkan perhatian serius. “Momentum Hardiknas mengingatkan kita bahwa gereja tidak boleh lepas dari tanggung jawab mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama di daerah-daerah pelayanan GMIT,” katanya.
Menurutnya, pelayanan pendidikan yang dijalankan gereja harus berjalan seiring dengan nilai-nilai iman dan budaya. Hal ini penting agar pendidikan tidak hanya menghasilkan generasi cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan spiritualitas yang kuat.
Ia menambahkan, sinergi antara iman, budaya, dan pendidikan menjadi kekuatan utama GMIT dalam membangun generasi yang berkarakter, beriman, dan berbudaya. Karena itu, bulan budaya diharapkan terus menjadi ruang strategis untuk memperkuat pelayanan gereja yang holistik dan berkelanjutan. (RH)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....