Jaga Nilai Leluhur, Kelurahan Penkase Oeleta, Kota Kupang Gelar Festival Budaya

  • 01 Mei 2026 17:35 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Pemerintah Kelurahan Penkase Oeleta, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar festival budaya di wilayah setempat, Selasa, 28 April 2026. Dari pantauan RRI, tampak suasana Kelurahan Penkase Oeleta semarak dengan warna-warni kain adat dan suara musik tradisional dari berbagai etnis NTT, mengalun merdu.

Salah Seorang warga setempat, Julio menyampaikan, di tengah lapangan, ribuan masyarakat berkumpul dengan penuh suka cita untuk merayakan kekayaan budaya yang telah diwariskan turun-temurun. Acara yang dibuka dengan upacara adat sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan ungkapan rasa syukur atas karunia yang diberikan.

Ia menyampaikan, para tetua adat memimpin rangkaian prosesi dengan khidmat, disertai penyampaian pesan bahwa budaya adalah identitas yang harus terus dijaga dan dikembangkan. Ia menuturkan, berbagai penampilan menarik menghiasi panggung, mulai dari tarian tradisional yang menceritakan kisah perjalanan hidup masyarakat.

Alunan musik dari alat musik khas daerah, hingga pertunjukan seni lisan yang menyampaikan nilai-nilai kebaikan, kebersamaan, dan kerja keras. Tidak hanya itu, stan pameran juga disediakan untuk memajang berbagai hasil kerajinan tangan dan makanan khas daerah, yang menjadi bukti kreativitas dan keterampilan masyarakat setempat.

Ia menilai, festival ini bukan sekadar acara hiburan, tetapi menjadi wadah untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga, memperkenalkan kekayaan budaya kepada generasi muda, serta memperkenalkan keunikan Kelurahan Penkase Oeleta kepada dunia luar. Semangat kebersamaan yang terpancar hari ini menjadi bukti bahwa dengan bersatu, kita mampu melestarikan warisan budaya agar tetap hidup dan bersinar sepanjang masa.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Josefina N.D. Getah pada kesempatan tersebut berharap, festival budaya tersebut menjadi memomentum penting. Karena masyarakat Kelurahan Penkase Oeleta sangat kreativ dalam menjadi nilai-nilai budaya yang diprakarsai leluhur di NTT secara turun temurun dan patut dilestarikan.

Sementara itu, Camat Alak, Yulianus Pally mengharapkan, kegiatan-kegiatan festival budaya terus berjalan sebagai rasa kecintaan masyarakat Kota Kupang kepada budaya NTT. Ia mengatakan, NTT banyak kekayaan budaya yang harus terus dilestarikan, dan salah satunya adalah melalui festival yang dilakukan secara berkelanjutan, dan menjadi bahan ajar untuk generasi penerus.

Turut hadir masyarakat, para RT/RW, dan Lurah Penkase Oeleta, Pither. F Nenohaifeto, S.Pt. (at)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....