NTT Gaungkan Eko Pancasila untuk Pelestarian Lingkungan

  • 30 Apr 2026 12:51 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang – Provinsi Nusa Tenggara Timur mulai memperkenalkan gerakan Eko Pancasila sebagai upaya pelestarian lingkungan berbasis nilai-nilai kebangsaan. Inisiatif ini mengintegrasikan ideologi Pancasila dengan aksi nyata menjaga ekosistem alam secara berkelanjutan di wilayah Flobamora.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi NTT, Noldy Hosea Pellokila, S.Sos., M.M., kepada RRI Kupang Kamis, 30 April 2026 mengatakan, gerakan ini lahir dari kesadaran pentingnya menjaga lingkungan sebagai bentuk pengamalan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat diajak untuk melihat pelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab kebangsaan dan masa depan generasi.

Menurut Noldy, konsep Eko Pancasila menekankan bahwa kecintaan terhadap tanah air harus diwujudkan melalui tindakan nyata menjaga lingkungan. Kerusakan alam dinilai sebagai ancaman serius terhadap kedaulatan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.

Noldy Pellokila menyebut, gerakan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat secara aktif. “Gerakan ini bertujuan untuk menanamkan karakter peduli lingkungan sejak dini kepada generasi muda agar memiliki tanggung jawab menjaga alam,” ujarnya.

Implementasi Eko Pancasila, lanjut Noldy, dilakukan melalui kolaborasi antara sekolah, tokoh agama, dan komunitas pemuda di tingkat desa. Pendekatan ini diharapkan mampu membentuk budaya hidup bersih serta mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan.

Berbagai aksi konkret terus digalakkan, seperti penghijauan lahan kritis dan perlindungan sumber mata air di sejumlah wilayah. Sinergi kearifan lokal dan semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

Pemerintah daerah turut mendukung melalui kebijakan pengurangan plastik sekali pakai dan pengelolaan sampah berbasis komunitas. “Gerakan Eko Pancasila diharapkan menjadi model nasional dalam membangun ketahanan ekologi berbasis nilai budaya,” kata Noldy Pellokila, mengakhiri. (DB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....