Apremoy Dethan Soroti Tantangan Emansipasi Perempuan di Era Digital

  • 27 Apr 2026 14:26 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Wakil Bupati Rote Ndao Apremoy Dudelusy Dethan menekankan pentingnya penguasaan teknologi digital bagi kaum perempuan untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Beliau menyatakan bahwa emansipasi di era modern tidak hanya terbatas pada kesetaraan status sosial tetapi juga mencakup kemampuan beradaptasi dengan inovasi.

Perempuan di Nusa Tenggara Timur diharapkan mampu memanfaatkan platform digital sebagai sarana untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga melalui sektor usaha kecil. Penggunaan media sosial yang bijak dapat menjadi alat pemasaran yang sangat efektif bagi produk kerajinan tangan maupun hasil olahan pangan lokal.

Apremoy Dethan juga menyoroti masalah kesenjangan akses internet yang masih menjadi kendala utama bagi perempuan yang tinggal di wilayah pelosok pedesaan. Pemerintah daerah terus berupaya memperluas jaringan telekomunikasi guna memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati manfaat dari transformasi teknologi yang sedang berjalan.

Pendidikan literasi digital menjadi fondasi yang sangat krusial agar kaum perempuan tidak terjebak dalam dampak negatif penggunaan teknologi seperti penyebaran berita bohong. Wakil Bupati mengajak seluruh organisasi wanita untuk aktif mengadakan pelatihan teknis guna meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di era revolusi industri.

Dengarkan Juga : TANTANGAN EMANSIPASI PEREMPUAN DI ERA DIGITAL | DIALOG KHUSUS HARI KARTINI RRI KUPANG

Semangat perjuangan Kartini harus diimplementasikan melalui keberanian perempuan untuk mengambil peran strategis dalam pengambilan keputusan baik di tingkat desa maupun daerah. Kepemimpinan perempuan terbukti mampu memberikan sentuhan empati dan ketelitian yang sangat tinggi dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.

Tantangan ganda sebagai ibu rumah tangga sekaligus pekerja profesional menuntut perempuan untuk memiliki manajemen waktu yang sangat baik dalam keseharian mereka. Dukungan dari lingkungan keluarga dan pasangan menjadi faktor penentu keberhasilan perempuan dalam meraih prestasi yang gemilang di berbagai bidang profesi.

Apremoy Dethan mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan pelestarian nilai-nilai budaya luhur agar jati diri perempuan Indonesia tetap terjaga dengan kuat. Transformasi digital tidak boleh menggerus kearifan lokal yang telah menjadi warisan turun-temurun dari nenek moyang bangsa di tanah Flobamora tercinta.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berkomitmen untuk terus menciptakan regulasi yang mendukung perlindungan terhadap hak-hak perempuan serta anak di ruang siber yang luas. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan ekosistem digital yang aman serta inklusif bagi seluruh kaum perempuan di masa depan. (AN)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....