Lomba Foti dan Bertutur Cerita Rakyat jadi Ajang Pelestarian Budaya di Rote Ndao

  • 26 Apr 2026 16:42 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote – Lomba Foti dan bertutur cerita rakyat digelar sebagai upaya pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan zaman. Kegiatan ini diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Rote Ndao dalam rangka memperingati HUT ke-24 daerah tersebut.

Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Ba’a dan menjadi salah satu rangkaian acara perayaan daerah. Lomba ini bertujuan memperkenalkan kembali budaya lokal kepada generasi muda melalui kegiatan edukatif yang menarik dan interaktif.

Memasuki hari ketiga pelaksanaan pada Sabtu 25 April 2026, antusias peserta dan masyarakat terlihat sangat tinggi. Puluhan siswa tingkat Sekolah Dasar tampil membawakan foti dan tutur adat dengan penuh semangat serta percaya diri.

Sebanyak 17 peserta dari tingkat Sekolah Dasar ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan menampilkan kemampuan terbaik mereka. Para peserta menunjukkan kreativitas serta pemahaman terhadap nilai budaya melalui gerakan dan tutur adat yang mereka bawakan.

Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Rote Ndao, Fola Panie, memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai lomba ini menjadi sarana penting dalam menjaga keberlangsungan budaya lokal di tengah arus modernisasi. “Lomba foti dan tutur adat ini sangat baik untuk menjaga budaya kita tetap hidup,” ujarnya.

Penampilan para peserta mendapat sambutan meriah dari penonton. Semangat yang ditunjukkan menjadi daya tarik tersendiri. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung hingga 29 April 2026. Lomba diharapkan mampu memperkuat identitas budaya daerah. “Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi bentuk nyata pelestarian budaya bagi generasi muda,” kata Fola Panie, menegaskan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....