Menkes Budi Sadikin Apresiasi RS Ben Mboi Layani Pasien dari Timor Leste
- 23 Apr 2026 16:00 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikit mengapresiasi layanan kesehatan di Rumah Sakit Ben Mboi karena tidak saja melayani pasien Indonesia di Nusa Tenggara Timur, dan Provinsi lainnya, akan tetapi juga ada pasien dari Luar Negeri yakni Timor Leste sebagai Health Toursm atau Wisata Kesehatan. Ia mengapresiasi layanan kesehatan di RS Ben Mboi Kota Kupang, usai meninjau seluruh layanan pasien di IGD hingga rawat Inap di Rumah Sakit Ben Mboi, Kamis 23 April 2026 siang.
“Saya itu sebenarnya mau lihat Rumah Sakit Reda Bolo, tapi saya mampir kesini dan saya melihat perkembangannya sudah bagus, dan saya berterimakasih ke Pa Dirut, pasiennya sudah banyak juga. Dan menurut saya yang menarik ada 15 pasien dari Tim-Tim, itu yang luar biasa,” kata Menteri Budi Sadikin kepada RRI di RS Ben Mboi, Kamis 23 April 2026 siang.
Menurut Menkes Budi Sadikin, ada sesuatu hal berbeda dalam pelayanan rumah sakit di RS Ben Mboi dimana, seharusnya Health Toursm atau Wisata Kesehatan bukannya terjadi di Kota-Kota besar seperti Jakarta, tetapi hal itu terjadi di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia menyampaikan bahwa, sedikitnya ada 15 Pasien asal Timor Lesta yang terdapat menjalani perawatan Medis di RS Ben Mboi Kupang.
“Saya terimakasih ke Pa Dirut pasien udah banyak, dan yang menarik sih ada 15 pasien dari Tim-Tim itu yang luar biasa. Jadi Health Toursm bukannya terjadi di Jakarta malah itu terjadinya di NTT,” ujarnya.
Menteri Kesehatan Budi Sadikit kepada Awak Media juga menyampaikan bahwa, Pemerintah Pusat akan menambah peralatan layanan kesehatan kanker di RS Ben Mboi. Harganya menurut Menteri Kesehatan RI, mencapai puluhan miliar rupiah.
Ia berharap, penambahan Peralatan Kesehatan akan memudahkan pelayanan pesien dari Luar NTT seperti dari NTB termasuk dari Timor Leste. Untuk meningkatkan layanan Ia menuturkan bahwa, perlu ada pembenahan akan layanan kesehatan di RS Ben Mboi semakin lebih baik dari waktu ke waktu.
“Sekarang kedepannya kita mau pasang peralatan mahal sekali puluhan miliar rupiah. Ini untuk layanan kanker, dan layanan ini jarang sekali, tadinya hanya ada di Jawa, jadi kalau dipasang disini, NTB, NTT, Dili dilayani disini, termasuk dari Maluku,” kata Menkes Budi Sadikin.
“Yang perlu pembenahan, nomor satu kata saya ini mesti jadi BLU (Badan Layanan Umum) dolo. Jadi kalau dia sudah jadi BLU maka fleksibilitas pembiayaan dan keuangannya lebih besar dan mudah-mudahan bulan juni ini sudah dan dia harus membina semua rumah sakit di daerah,” kata Menkes RI.
Terkait adanya indikasi persaingan antar Rumah Sakit Pemerintah seperti RSUD W.Z. Johanes Kupang, Menteri Kesehatan RI Budi Sadikit menyampaikan bahwa, pasien di NTT cukup tinggi dan dari sisi kepentingan masyarakat opsi atau pilihan mendapat layanan kesehatan, bukan kepentingan dokter atau rumah sakit bersangkutan. Ia menegasakan jika ada persaingan, maka sangat bagus untuk meningkatkan layanan kesehatan di semua rumah sakit yang ada di Nusa Tenggara Timur. (at)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....