Dapur MBG Dorong Petani Sumba Barat Mandiri Pangan
- 23 Apr 2026 14:30 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba : Juharni, salah satu pemilik dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga mendorong keterlibatan petani lokal. Para petani di sekitar wilayah dapur dilibatkan secara langsung melalui sosialisasi dan pendampingan untuk kemandirian pangan oleh SPPI.
Selama pelaksanaan program MBG, rekan-rekan SPPI turun ke lapangan untuk mengumpulkan informasi dari petani. Mereka juga melakukan pendekatan kepada pemilik lahan agar menanam berbagai jenis tanaman pangan yang dibutuhkan untuk mendukung operasional dapur MBG.
Beberapa komoditas yang didorong untuk ditanam antara lain wortel, labu jepang, sawi, sawi putih, dan buncis. Namun, kebutuhan seperti kentang masih banyak dipasok dari luar daerah karena ketersediaan lokal yang terbatas, sedangkan wortel juga masih dalam jumlah kecil di tingkat petani.
Di wilayah Sumba Barat, khususnya di sekitar dapur Loli Wee Karou, kacang panjang menjadi salah satu sayuran yang paling banyak tersedia dan dipasok oleh petani. Komoditas ini menjadi andalan karena produksi lokalnya cukup melimpah dan berkelanjutan.
Melalui kerja sama dengan petani, dapur MBG berupaya menyerap hasil panen lokal untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan sehari-hari. Juharni menegaskan bahwa pihak dapur terus melakukan sosialisasi agar petani dapat menyiapkan lahan dan menanam komoditas yang sesuai kebutuhan program.
Harapannya, program MBG dapat memberikan dampak ekonomi langsung kepada petani serta mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah. Dengan dukungan petani lokal, dapur MBG di Sumba Barat diharapkan semakin kuat dalam menjalankan pelayanan sekaligus mendorong kemandirian pangan daerah. (Jl)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....