Lingkungan Inklusif Dorong Potensi Siswa Autis di SLB

  • 09 Apr 2026 22:23 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Isu lingkungan inklusif dalam dunia pendidikan kembali menjadi perhatian, khususnya pada sekolah luar biasa (SLB) dengan fokus pada kelas autis. Peserta didik penyandang disabilitas dinilai memiliki potensi luar biasa yang perlu didukung melalui pendekatan pendidikan yang tepat.

Kepala Sekolah SLB Negeri Autis Kupang, Lusia Yasinta Hurint di RRI pada, Kamis 9 April 2026 mengatakan siswa autis dikenal berada dalam spektrum yang luas, dengan keberagaman karakter, perilaku, dan cara berinteraksi. Hal ini membuat proses pembelajaran membutuhkan pendekatan yang berbeda dibandingkan dengan siswa pada umumnya.

“Dalam dunia pendidikan, khususnya di kelas autis, peserta didik berada pada ranah kekhususan yang menuntut perhatian lebih. Tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga pada aspek psikomotorik dan afektif,” kata Lusia.

Ia menambahkan di Sekolah Luar Biasa Negeri Autis Kupang, proses pembelajaran dirancang berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan oleh guru. Setiap peserta didik dipantau perkembangan kemampuannya secara bertahap.

“Berdasarkan hasil tersebut, siswa kemudian diklasifikasikan ke dalam kategori ringan, sedang, dan berat. Pengelompokan ini bertujuan agar metode pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu,” tegasnya.

Penentuan kategori tersebut tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan melalui rekomendasi dari psikolog serta hasil asesmen manual oleh guru dengan panduan yang terstruktur dan interaktif.

“Perbedaan kategori ini tentu berdampak pada strategi pembelajaran. Setiap tingkat memiliki pendekatan yang berbeda agar proses belajar dapat berjalan efektif dan sesuai dengan kemampuan siswa,” kata Lusia.

Melalui lingkungan pendidikan yang inklusif, diharapkan setiap peserta didik autis dapat berkembang secara optimal. Peran guru, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci dalam mendukung mereka untuk tumbuh dan berdaya sesuai potensi yang dimiliki.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....