Sanggar Seni Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

  • 07 Apr 2026 16:32 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Kekayaan budaya yang dimiliki Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya. Keberagaman tersebut tercermin dalam berbagai bentuk ekspresi, seperti musik tradisional, tarian daerah, bahasa lokal, hingga tenunan khas yang memiliki nilai seni sekaligus nilai ekonomi.

Potensi ini terus dikembangkan melalui peran sanggar seni yang hadir sebagai ruang pembinaan sekaligus penggerak aktivitas budaya. Melalui latihan, pementasan, serta keterlibatan dalam berbagai kegiatan pariwisata, sanggar seni mampu mengubah kekayaan budaya menjadi peluang ekonomi yang nyata.

Ketua Sanggar Seni Lopo Gaharu, Ima Usman, mengatakan bahwa seni pertunjukan memiliki daya tarik kuat dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis budaya. Menurutnya, pertunjukan seni mampu memberikan pengalaman langsung yang berkesan bagi wisatawan.

“Seni pertunjukan memang punya kekuatan tersendiri untuk menarik perhatian wisatawan, karena sifatnya yang langsung dan menyentuh,” ujarnya.

Ia menambahkan, budaya lokal dapat menjadi daya tarik utama dalam pengembangan pariwisata. Dalam hal ini, sanggar seni memegang peran strategis sebagai ujung tombak dalam memperkenalkan identitas daerah kepada masyarakat luas.

“Budaya itu bisa menjadi daya tarik utama pariwisata. Sanggar seperti ini jadi ujung tombak dalam memperkenalkan identitas daerah,” katanya.

Lebih lanjut, keterlibatan sanggar dalam berbagai kegiatan seni dan pariwisata turut membuka peluang ekonomi bagi para pelaku seni. Pementasan di berbagai event, kolaborasi dengan sektor pariwisata, hingga pengemasan pertunjukan secara profesional menjadi sumber pendapatan yang terus berkembang.

Peran tersebut menunjukkan bahwa sanggar seni tidak hanya berfungsi sebagai ruang pelestarian budaya, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi kreatif. Aktivitas yang dijalankan mampu menciptakan nilai tambah serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kearifan lokal di NTT.

Dengan potensi yang dimiliki, sanggar seni diharapkan terus berkembang dan mendapat dukungan berbagai pihak agar mampu memperkuat posisi budaya sebagai salah satu sektor unggulan dalam pembangunan ekonomi kreatif di Nusa Tenggara Timur. (TT)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....