Pengalaman Mengajar di Filipina Ubah Perspektif Calon Guru

  • 07 Apr 2026 11:09 WIB
  •  Kupang

RRI.CI.ID, Kupang – Pengalaman mengikuti program SEA Teacher 2026 di Filipina pada Maret 2026 memberikan perubahan besar bagi mahasiswa Universitas Nusa Cendana, Rapi Mesa Valentino Poa, terutama dalam cara pandangnya sebagai calon pendidik.

Dalam dialog Tamu Malam RRI Pro 2 Kupang, Senin 6 April 2026, Rapi menceritakan pengalaman mengajarnya di Saint Louis College yang penuh tantangan. Ia bahkan harus mengajar siswa kelas 12 hanya dua hari setelah observasi awal.

“Awalnya panik, tapi saya tetap mencoba percaya diri dan menikmati proses mengajar,” ungkapnya.

Materi yang diajarkan adalah sains. Meski sempat merasa kurang percaya diri dengan kemampuan bahasa Inggris, respons positif dari siswa justru meningkatkan semangatnya.

Pengalaman tersebut membuatnya memahami bahwa komunikasi dalam pembelajaran tidak harus sempurna, selama pesan dapat dipahami oleh siswa.

Selain mengajar, Rapi juga belajar beradaptasi dengan budaya Filipina yang dinilainya memiliki banyak kesamaan dengan Indonesia, terutama dalam hal keramahan dan kebiasaan berbagi makanan.

Ia juga menilai interaksi langsung di kelas lebih efektif dibandingkan pembelajaran daring, karena memungkinkan guru memahami kondisi emosional siswa.

Program ini juga membentuk keberanian dan kepercayaan diri Rapi, termasuk tampil di depan umum, menari, hingga bernyanyi di hadapan mahasiswa internasional.

Rapi menegaskan bahwa pengalaman tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter dan mental sebagai pendidik.

Ia pun berpesan kepada mahasiswa lain agar tidak ragu mengembangkan kemampuan, terutama bahasa Inggris, sebagai kunci untuk membuka peluang di tingkat global. (HM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....