Wapres Gibran Luncurkan Agro Ekowisata di Desa Mata Air
- 06 Apr 2026 18:23 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meluncurkan program agro ekowisata berbasis masyarakat di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Senin 6 April 2026, Hal ini sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Peluncuran ini menjadi langkah strategis dalam pengembangan pertanian terintegrasi yang menggabungkan sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan pariwisata dalam satu kawasan. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat, kelompok tani, serta pihak gereja yang selama ini aktif mendorong kemandirian ekonomi berbasis pertanian.
Ketua Badan Pengelolaan Aset dan Pemberdayaan Ekonomi Sinode, Pendeta Yunus Kaitulang, menyampaikan rasa syukur atas kunjungan Wakil Presiden sekaligus dukungan pemerintah terhadap petani di wilayah tersebut.
“Ini sebuah sukacita besar bagi kami, khususnya para petani di Desa Mata Air. Kami mendukung penuh program ketahanan pangan pemerintah dengan mengoptimalkan lahan yang ada, sekaligus mengembangkan konsep agro ekowisata di wilayah ini,” ucap Pendeta Yunus Kaitulang, saat di temui RRI.CO.ID, Senin 6 April 2026.
Ia menjelaskan, lahan seluas 5,38 hektar di Desa Mata Air telah dikelola dengan indeks tanam mencapai tiga kali setahun. Selain padi, kawasan tersebut juga dikembangkan untuk hortikultura, peternakan sapi, serta perikanan, yang terintegrasi dalam konsep agro ekowisata.
Program ini juga melibatkan kelompok wanita tani dan petani milenial, yang tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga memasarkan hasil pertanian ke pasar lokal, termasuk untuk kebutuhan dapur program pemerintah. Sementara itu, perwakilan petani milenial, Natalia berharap adanya dukungan pemerintah dalam penyediaan alat dan teknologi pertanian modern guna meningkatkan produktivitas.
“Kami berharap adanya perhatian untuk penyediaan alat modern seperti traktor, alat tanam, hingga drone pertanian, agar produksi meningkat dan pekerjaan menjadi lebih efisien,” ucap Natalia, Petani milelial. Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung modernisasi sektor pertanian, khususnya melalui penyediaan alat dan mesin pertanian.
“Kita tidak ingin hasil panen yang sudah melimpah terbuang karena alatnya belum modern. Nanti akan kita bantu sesuai kebutuhan, supaya produksi meningkat dan pekerjaan petani lebih mudah, terutama bagi generasi muda,” ucap Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka.
Wakil Presiden juga mengapresiasi keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian di Desa Mata Air. Menurutnya, partisipasi petani milenial menjadi kunci dalam mendorong percepatan swasembada pangan nasional.
Peluncuran agro ekowisata ini diharapkan menjadi model pengembangan pertanian terpadu berbasis masyarakat di Nusa Tenggara Timur, sekaligus membuka peluang ekonomi baru melalui sektor pariwisata dan pertanian berkelanjutan. (AI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....