Panen Jagung di Desa Pantulan, Wagub NTT Dorong Kemandirian Pangan

  • 02 Apr 2026 13:05 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur terus mendorong peningkatan produksi pertanian sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah. Hal ini terlihat dalam kegiatan panen jagung di Desa Pantulan, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang Senin, 30 Maret 2026 yang mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma.

Kehadiran pemerintah dalam kegiatan tersebut dinilai membawa dampak positif bagi masyarakat, khususnya para petani yang selama ini menjadi tulang punggung sektor pertanian di wilayah tersebut. Panen jagung yang dilakukan menjadi bukti nyata adanya peningkatan produksi, meskipun masih perlu terus didorong agar hasilnya lebih maksimal.

Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas kerja keras para petani serta dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan hasil pertanian. Menurutnya, capaian produksi jagung di Kabupaten Kupang menunjukkan potensi besar yang harus terus dikembangkan.

“Kami memberikan apresiasi kepada para petani di Kabupaten Kupang yang telah bekerja keras sehingga produksi jagung terus meningkat. Ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian kita memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut,” ucap Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, saat di temui RRI.CO.ID Senin, 30 Maret 2026.

Ia menegaskan, pemerintah akan terus hadir untuk mendorong masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang masih tersedia agar dapat digarap secara maksimal.

“Pemerintah akan terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan setiap potensi lahan yang ada. Ini adalah langkah konkret dalam memperkuat kemandirian pangan, tidak hanya di Kabupaten Kupang, tetapi juga di seluruh Nusa Tenggara Timur,” ucapnya.

Selain itu, Johni juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan. Ia menyebut, keberhasilan peningkatan produksi tidak bisa dicapai tanpa adanya kerja sama yang baik dari semua pihak.

Sementara itu, masyarakat Desa Pantulan menyambut baik dukungan pemerintah yang selama ini dirasakan semakin nyata. Mereka berharap perhatian terhadap sektor pertanian terus ditingkatkan, baik melalui bantuan sarana produksi, pendampingan, maupun kebijakan yang berpihak kepada petani.

Salah satu tokoh masyarakat setempat, Wilhemus Ngusi, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran pemerintah yang dinilai memberikan semangat baru bagi para petani.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah yang telah hadir dan memberikan perhatian kepada kami. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja dan meningkatkan hasil pertanian,” kata Wilhelmus Ngusi kepada RRI.

Panen jagung di Desa Pantulan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Dengan kondisi geografis yang mendukung, Kabupaten Kupang dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu lumbung pangan di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Ke depan, pemerintah berharap produksi jagung dan komoditas pertanian lainnya dapat terus meningkat, sehingga mampu memenuhi kebutuhan lokal sekaligus memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan regional.

Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, Kabupaten Kupang diharapkan dapat terus berkembang sebagai daerah penopang ketahanan pangan di Provinsi Nusa Tenggara Timur, sekaligus menjadi contoh bagi wilayah lain dalam pengelolaan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan. (AI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....