Gereja Ramah Anak Hidupkan Kembali Permainan Tradisional Anak

  • 29 Mar 2026 21:54 WIB
  •  Kupang

RRI. CO. ID, Kupang - Program Gereja Ramah Anak mulai mendorong kebangkitan kembali permainan tradisional bagi anak-anak di lingkungan gereja. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran sosial sekaligus memperkuat relasi anak-anak.

"Gereja Ramah Anak dapat menghidupkan kembali permainan tradisional melalui kegiatan di halaman gereja. Anak-anak dapat berkumpul dan bermain bersama dalam suasana kebersamaan," ujar penanggungjawab Kemitraan PPA Efata Liliba, Pendeta Oksi E. Y. Pandie, S.Th seperti dirilis dari YouTube RRI Kupang Selasa, 24 Maret 2026.

Menurutnya, permainan tradisional memiliki banyak nilai pendidikan bagi perkembangan anak. Nilai-nilai seperti kerjasama, kreativitas, dan sportivitas dapat tumbuh melalui aktivitas bermain bersama.

Selain itu, permainan tradisional juga menjadi sarana bagi anak-anak untuk membangun relasi yang sehat. Interaksi langsung dinilai penting agar anak tidak hanya bergantung pada teknologi.

Tantangan terbesar saat ini adalah ketertarikan anak-anak pada gadget yang sangat kuat. Apalagi generasi Alpha tumbuh dalam lingkungan digital yang membuat permainan daring lebih dominan.

“Kami harus menemukan cara agar permainan tradisional menjadi menarik bagi anak-anak. Permainan ini penting untuk melatih otak, mental, dan emosi mereka dibandingkan hanya berelasi dengan gadget," ujarnya.

Karena itu, gereja berupaya memanfaatkan halaman gereja sebagai ruang bermain bersama bagi anak-anak. Melalui kegiatan ini, gereja berharap nilai kebersamaan dan sukacita masa kanak-kanak dapat kembali dihidupkan. (ST)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....