Yanri Nabuasa Ajak Generasi Muda Kembali Bertani di Oe’Ekam
- 26 Mar 2026 19:18 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang - Ketua komunitas GEJALA (Gerakan jaga air dan alam) Yanri Nabuasa menilai sektor pertanian dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Selain memperkuat ketahanan pangan, bertani juga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi warga Desa Oe Ekam, Kabupaten Timor Tengah Selatan.
"Saya melihat pertanian ini sebagai ladang pencari uang, karena dimana kita menanam, di situ pasti kita mendapatkan uang. Kami terus mengajak anak-anak muda dari desa untuk kita membangun mimpi dari desa tanpa harus merantau," kata motor penggerak pemberdayaan masyarakat desa, Yanri Nabuasa kepada RRI Kupang, Rabu, 25 Oktober 2026.
Menurut Yanri Nabuasa minat generasi muda di Desa Oe Ekam untuk menjadi petani sangat rendah. Kondisi ini dikatakan menjadi tantangan untuk pengembangan sektor pertanian desa yang masih memiliki banyak lahan tidur.
"Mereka memilih pergi ke Kalimantan berabu-abu di sana, pulang ke kampung pakai sepatu jalan keliling. Mereka selalu berpikir, harus merantau tanpa disadari justru desa adalah peluang paling besar," ujar Yandri Nabuasa.
Perempuan yang akrab disapa Yaya ini, menjelaskan bahwa komunitas GEJALA telah menggarap 2,5 hektare lahan pertanian yang ditanami jagung. Kelompok ini juga membudidayakan berbagai jenis tanaman hortikultura seperti wortel, kacang panjang, sayuran hijau lainnya dan cabai.
"Di lahan itu, kita tanam tanaman untuk dapur hijau dan apotek hidup serta tanaman umur panjang dan pendek. Rencananya akan berganti-ganti, karena ini baru mau mulai tahun kemarin sehingga kita menanam jagung dengan tujuan untuk mendapatkan modal," ujar Yaya Nabuasa.
Yaya menambahkan, hasil panen dari lahan tersebut telah dipasarkan ke berbagai daerah, bahkan hingga ke Republik Demokratik Timor Leste. Saat ini, komunitas GEJALA juga mulai menjangkau anak muda yang ada di Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....