Gubernur NTT Tekankan Evaluasi Kinerja Kepala Sekolah Secara Berkala

  • 26 Mar 2026 13:46 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan pentingnya evaluasi kinerja kepala sekolah secara berkala sebagai langkah strategis meningkatkan mutu pendidikan di daerah. Penegasan itu disampaikan saat pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan kepala SMA, SMK, dan SLB di Aula El Tari Kantor Gubernur di Kupang, Rabu, 26 Maret 2026.

Dalam arahannya, Gubernur menekankan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan mandat profesional yang harus dibuktikan melalui kinerja nyata dan terukur. “Setiap kepala sekolah wajib menandatangani pakta integritas dan perjanjian kinerja. Ini bukan formalitas, tetapi kontrak kerja yang harus dipenuhi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi NTT akan menerapkan sistem pengawasan yang ketat melalui monitoring dan evaluasi berkala. Penilaian tidak hanya dilakukan tahunan, tetapi juga secara periodik setiap tiga hingga enam bulan untuk memastikan capaian kinerja tetap berada pada jalur yang ditetapkan.

Menurutnya, langkah ini penting agar kepemimpinan di tingkat sekolah benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil pendidikan. Gubernur juga mengingatkan bahwa kepala sekolah yang tidak menunjukkan kinerja optimal dalam kurun waktu tertentu akan dievaluasi secara serius.

“Jika dalam dua tahun tidak ada peningkatan kinerja, maka akan dilakukan evaluasi bahkan bisa diganti. Ini bagian dari komitmen kita terhadap mutu pendidikan,” katanya.

Selain aspek kinerja, pengawasan juga mencakup tata kelola anggaran pendidikan. Kepala sekolah diminta memastikan pengelolaan dana dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menegaskan tidak boleh ada pungutan di luar ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah, guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur turut mendorong kepala sekolah untuk membangun kepemimpinan kolaboratif dengan melibatkan guru, orang tua, serta masyarakat.

Menurutnya, pengawasan yang efektif juga harus diiringi dengan kerja sama semua pihak dalam ekosistem pendidikan. Pelantikan kepala sekolah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi NTT memperkuat sistem pengawasan dan akuntabilitas di sektor pendidikan.

Dengan evaluasi yang konsisten dan terukur, diharapkan kualitas pendidikan di NTT dapat meningkat secara berkelanjutan. (DW)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....